Kim Soo Hyun dan agensi kembali layangkan tuntutan hukum (Dok. Xportsnews)
JawaPos.com - Aktor Kim Soo Hyun dan agensinya, Gold Medalist, secara resmi telah melayangkan tuntutan pidana terhadap YouTuber Kim Se Eui dan keluarga aktris Kim Sae Ron. Tuntutan ini diajukan karena mereka diduga telah membuat tuduhan palsu yang merugikan.
Pada Senin (23/6), firma hukum LKB & Partners yang menjadi perwakilan Kim Soo Hyun dan Gold Medalist mengumumkan bahwa pengaduan telah dilayangkan ke Kantor Polisi Gangnam di Seoul pada hari yang sama.
Baca Juga: Isu Kim Soo Hyun Dalangi Penyerangan di AS Resmi Dibantah oleh Konsulat Korea di New York
Pengaduan itu secara spesifik menuduh Kim Se Eui, pemilik saluran YouTube Garosero Institute (HoverLab), serta anggota keluarga Kim Sae Ron, telah mengajukan laporan palsu.
Menurut tim hukum Kim Soo Hyun, pada konferensi pers tanggal 7 Mei lalu, Kim Se Eui memutar rekaman suara yang diduga milik Kim Sae Ron, yang diklaim dibuat menggunakan teknologi suara deepfake kecerdasan buatan.
Dalam kesempatan itu, Kim Se Eui menegaskan bahwa Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron telah menjalin hubungan asmara sejak masa sekolah menengah. Lebih jauh, ia menuduh pihak Kim Soo Hyun telah menawarkan 4 miliar won (sekitar Rp47 miliar) kepada seorang whistleblower sebagai imbalan atas berkas audio tersebut.
Dikutip dari Korea Times, Kim Se Eui bahkan menuduh bahwa ketika tawaran itu ditolak, dua pembunuh bayaran disewa.
"Ini bukan sekadar klaim yang tidak berdasar, ini adalah rekayasa yang tidak masuk akal dan jahat," ujar pihak Kim Soo Hyun.
"Selain menyebarkan informasi palsu, para pihak bahkan mengajukan tuntutan pidana terhadap Kim atas tuduhan palsu dan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak. Ini merupakan tuduhan palsu yang jelas."
"Memalsukan bukti adalah kejahatan serius, tetapi mengajukan tuntutan pidana berdasarkan bukti yang direkayasa bahkan lebih berat," tambah tim hukum.
"Kim Soo Hyun dan Gold Medalist telah bertindak cepat untuk mengajukan pengaduan tambahan dan akan melakukan apapun untuk memastikan mereka yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban di bawah hukum."

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
