Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Januari 2025 | 00.07 WIB

Film Almarhum Angkat Mitos Tentang Selasa Kliwon dengan Cerita yang Kekinian

Film Almarhum siap meramaikan industri perfilman Tanah Air, tayang di bioskop mulai Kamis (9/1). (Istimewa) - Image

Film Almarhum siap meramaikan industri perfilman Tanah Air, tayang di bioskop mulai Kamis (9/1). (Istimewa)

JawaPos.com–Film Almarhum siap meramaikan industri perfilman Tanah Air dengan mengangkat tema cerita tentang mitos Jawa Selasa Kliwon. Bagi masyarakat Jawa, Selasa Kliwon dipercaya merupakan hari sial. Arwah orang yang meninggal di waktu tersebut diyakini sulit mencapai alam baka.

Sehingga akan bergentayangan, bahkan hingga mengajak anggota keluarga untuk dijadikan tumbal.  Dimas Aditya, pemeran Wisesa menceritakan bahwa ini merupakan salah satu proyek film yang begitu menguras energinya selama proses reading hingga syuting berlangsung.

Nggak hanya secara teknis, tapi emosional juga. Ada banyak adegan yang menuntut saya untuk menggali emosi kehilangan dan ketakutan,” ucap Dimas saat gala premiere film Almarhum di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Mengusung latar lokasi dan budaya Jawa membuatnya harus menguasai bahasa maupun kultur budaya tersebut. Terutama, memperdalam ilmu pengetahuan tentang mitos Selasa Kliwon. Itu juga menjadi tantangan sekaligus pengalaman yang seru untuknya.

”Sebelumnya saya tahu, tapi cuma selintas aja. Ini pengalaman menantang, tapi sangat memperkaya saya juga sebagai seorang aktor,” tutur Dimas. S

ementara itu, bagi Ratu Sofya, pengalaman yang paling ekstrem selama syuting film Almarhum adalah ketika dikubur selama 6 jam.

”Kondisinya benar-benar mencekam, tubuhku menggigil, napas sesak, rasanya nggak terlupakan deh. Bahkan, setelah syuting selesai,” ungkap Ratu.

Sutradara Adhe Dharmasatriya menjelaskan, film garapannya itu tidak cuma sekedar menyuguhkan ketegangan semata. Namun, juga proyek eksplorasi emosional tentang trauma dan hubungan keluarga.

”Film ini menyeimbangkan ketegangan supranatural dengan kedalaman emosi karakter yang berhadapan dengan kehilangan dan ketakutan,” papar Adhe.

Produser Oswin Bonifanz menuturkan, alur cerita yang ditampilkan juga dibuat relate dengan kehidupan masyarakat di masa kini agar bisa menjadi refleksi. Sebab, dia mengamati banyaknya manusia modern saat ini yang terlalu sibuk mengejar kepentingan duniawi.

”Baik itu keprofesionalan maupun akademik hingga lupa mempersiapkan diri untuk gelar abadi mereka kelak sebagai almarhum. Jadi, film ini mengajak penonton untuk merenungkan keseimbangan antara pencapaian duniawi dan bekal spiritual,” papar Oswin.

Film Almarhum juga didukung dengan keterlibatan aktor-aktor lain seperti Alzi Makers, Nova Eliza, Rukman Rosadi, Rizky Hanggono, Meisya Amira, Gito Gilas, dan Ruth Marini. Film garapan rumah produksi Unlimited Production yang bekerja sama dengan Light House, A&Z Films, dan DAP itu bakal berlayar di bioskop Tanah Air mulai Kamis (9/1).

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore