
Penandatanganan nota Kesepahaman (MoU) antara #MusikBagus dan Bumi Entertainment dengan Mydio Technology di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Kamis (1/6).
JawaPos.com - Label #MusikBagus dan Bumi Entertainment hari ini (1/6) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Mydio Technology. Kerja sama itu dijalin untuk menjalani kemitraan strategis dalam mengembangkan aktifitas bisnis musik melalui dukungan teknologi den informasi.
Tujuan besarnya yakni membangun pertumbuhan ekosistem musik Indonesia yang signifikan, bermutu, dan memiiiki daya saing nasional. Ekosistem itu bakal berperan sebagai penggerak roda ekonomi masa depan dengan memaksimalkan interaksi kaum muda di seluruh di Indonesia.
MoU tersebut ditandatangani oleh Glenn Fredly sebagai Pendiri dan Direktur #MusikBagus, CEO #MusikBagus Aldo Sianturi, CEO Bumi Entertainment Dadit Purnadaya, dan Pendiri Mydio Technology Indra M. Keempatnya menorehkan tinta kerja sama di lokasi yang bertepatan menggelar kegiatan Musik Bagus Day di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan.
Dalam nota kesepahaman tersebut dijelaskan bahwa, ketiga pihak bakal bersimergi melakukan berbagai kegiatan bisnis yang saling menguntungkan untuk semua lapisan terkait. Beberapa kegiatan yang nantinya akan diaplikasikan bertujuan untuk menumbuhkan motivasi baru, pelaku seni baru, dan bisnis baru.
Tentunya tidak semata hanya berkonsentrasi di kota DKI Jakarta tapi juga di daerah lain. Salah satu kota yang ditetapkan sebagai destinasi penting untuk menerima pengembangan dan pembinaan adalah Kata Ambon yang dikenal sebagai City of Music.
Pendiri dan Direktur #MusikBagus, Glenn Fredly mengatakan bahwa dirinya menyambut baik kerjasama yang dibangun dengan Mydiowork sebagai perusahaan herbasis teknologi dan informasi. Menurutnya ini poin tepat mempertemukan stakeholders dalam ekosistem musik.
"Musisi butuh kanal. Ini sebagai mata rantai yang jadi gambaran bangun ekosistem musik. Bagaimana pemilik karya dan penyuka bisa bertemu, bisa dikelola dengan baik," kata Glenn Fredly.
"Kami berharap kemitraan strategis ini dapat memberi dampak dan kontribusi positif, tidak hanya bagi ketiga pihak, tapi juga bagi perkembangan industri musik Indonesia di masa mendatang. Terutama bagi musiso dari daerah manapun," sambung CEO #MusikBagus Aldo Sianturi.
Sementara itu, Pendiri Mydio Technology, Indra M. Putra menilai kemitraan Mydiowork Tachnology dengan #MusikBagus serta Bumi Entertainment adalah satu strategi untuk menggalang kekuatan bagi kemujuan industri musik. Sebagai penyedia platform digital, Mydio tentu bisa menyebarluaskan konten yang dimiliki mitra lewat sarana digital hingga luar negeri.
"Target kami menaikkan pamor lagu-lagu Indonesia. Karena platform kita internasional. Sekaligus mempromosikan penyanyi Indonesia," jelasnya.
Hal senada juha diutarakan CEO Bumi Entertainment, Dadit Pumaday. Dia optimis kerja sama ini bisa memghasilkan ekosistem yang menambah ruang bagi kemajuan musik tanah air. "Serangkaian rencana kolaborasi strategis yang dilakukan akan memberikan banyak kesempatan demi kemajuan bersama," imbuhnya. (ded/JPG)

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
