
Ilustrasi subsidi energi. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Belanja subsidi dan kompensasi energi pemerintah mencapai Rp 376,8 triliun selama Januari hingga September 2026.
Mirisnya, separuh dari total subsidi itu itu justru dinikmati 20 persen warga atau rumah tangga, dari golongan terkaya.
Angka tersebut meningkat 54,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini mendorong perlunya pembenahan skema subsidi agar penyalurannya lebih tepat sasaran.
Sorotan tersebut disampaikan dalam Energy Transition Policy Development Forum (ETP Forum), kolaborasi enam lembaga think tank yang mengevaluasi perkembangan kebijakan transisi energi selama tahun kedua pemerintahan Prabowo-Gibran.
ETP Forum menilai kenaikan belanja energi tidak terlepas dari tekanan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.
Pada September 2026, harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) mencapai USD 112,81 per barel. Jauh di atas asumsi APBN sebesar USD 70 per barel.
Pada periode yang sama, nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp 18.000 per USD, sedangkan asumsi APBN sebesar Rp16.500. Konsumsi BBM bersubsidi juga meningkat 9,1 persen menjadi sekitar 13,4 juta kiloliter.
Jika dilihat dalam beberapa tahun terakhir, belanja subsidi dan kompensasi energi secara gabungan meningkat 68,4 persen, dari Rp 234 triliun pada 2021 menjadi Rp 394 triliun pada 2025.
Kenaikan tersebut terdiri dari subsidi yang bertambah 30,5 persen dan kompensasi yang melonjak 124,5 persen.
Di sisi lain, sekitar 20 persen rumah tangga terkaya justru menikmati separuh manfaat subsidi energi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022