
Wakil Menteri ESDM Yuliot pada Malam Puncak Perayaan Hari Jadi ke-81 Pertambangan dan Energi di Hotel Westin Jakarta, Jumat (23/10). (Dok. ESDM)
JawaPos.com - Pemerintah memperkuat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan BBM non subsidi hingga ke tingkat stasiun pengisian atau SPBU.
Program itu melibatkan putra-putri daerah yang ditargetkan menjangkau 3.679 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Yuliot mengatakan, para petugas terlibat langsung mengawasi distribusi energi, memperkuat ketersediaan data pengawasan, serta mencegah potensi kebocoran dan penyalahgunaan BBM bersubsidi maupun BBM penugasan.
"Diharapkan dari program ini melahirkan pengawal energi yang kompeten, berintegritas, dan berdedikasi agar pasokan energi menjangkau masyarakat secara merata dan tepat sasaran," ungkap Yuliot pada Malam Puncak Perayaan Hari Jadi ke-81 Pertambangan dan Energi di Hotel Westin Jakarta, Jumat (23/10) malam.
Yuliot menuturkan, penugasan itu sekaligus menjadi wahana strategis dalam membina talenta muda bangsa melalui pemberian akses pengalaman lapangan langsung dan peningkatan kompetensi teknis di sektor energi. Pada akhirnya, tata kelola subsidi yang transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan dapat terwujud secara optimal.
Penempatan petugas memprioritaskan putra-putri daerah sesuai domisili provinsi atau wilayah terdekat. Pendekatan pemberdayaan lokal ini ditujukan untuk mengoptimalkan pemahaman kondisi geografis, efisiensi logistik penugasan, penerimaan masyarakat setempat, serta ketahanan dan kesigapan petugas di lapangan.
Untuk diketahui, program ini merupakan kolaborasi antara Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas dan terbuka bagi talenta muda lulusan perguruan tinggi.
Dalam kesempatan yang sama, Yuliot menegaskan Penghargaan Energi Subroto bukan sekadar tradisi apresiasi tahunan, melainkan penghormatan atas dedikasi Prof. Subroto yang meletakkan fondasi pembangunan sektor energi dan pertambangan nasional.
Tata kelola sumber daya energi tidak semata mengejar nilai ekonomi dan produksi, tetapi merupakan tanggung jawab besar untuk menjaga kedaulatan dan kesejahteraan rakyat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022