Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Oktober 2026 | 17.57 WIB

Khofifah-Emil Datangi Kementerian ESDM, Minta Pengawasan BBM Subsidi Diperketat

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan wakilnya Emil Elestianto Dardak saat mendatangi kantor Kementerian ESDM di Jakarta, Selasa (20/10). (Kominfo Jatim) - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan wakilnya Emil Elestianto Dardak saat mendatangi kantor Kementerian ESDM di Jakarta, Selasa (20/10). (Kominfo Jatim)

JawaPos.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bersama wakilnya Emil Elestianto Dardak, mendatangi Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta, Selasa (20/10).

Langkah ini diambil guna menagih kepastian pasokan serta mempercepat rantai distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Biosolar dan Pertalite, yang sempat memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Jatim.

Khofifah menegaskan, ketersediaan stok BBM yang diklaim aman di depo atau Fuel Terminal harus diikuti dengan kelancaran pengiriman hingga ke dispenser SPBU agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Saya bersama Mas Emil ini sebetulnya ingin mendapatkan penjelasan dan kepastian bahwa pasokan BBM, terutama Biosolar dan Pertalite aman sampai di SPBU. Jika stok kita aman, mohon ketersediaan dan distribusi juga harapannya semua betul-betul lancar dan aman," ujar Khofifah.

Khofifah menguraikan, Jawa Timur memegang peranan vital sebagai penggerak perekonomian sekaligus gerbang simpul logistik menuju wilayah Indonesia Timur.

Jika terjadi kelangkaan atau kemacetan distribusi Biosolar di tingkat SPBU, dampaknya dipastikan merembet ke berbagai sektor strategis, mulai dari angkutan barang, moda transportasi, hingga mata pencaharian nelayan kecil.

"Jadi misalnya kalau sampai Biosolar itu susah di SPBU, maka dampaknya akan sangat terasa bahkan sampai ke nelayan," terangnya.

Ia pun meminta Kementerian ESDM bersama Pertamina Patra Niaga untuk memperketat pengawasan jalur distribusi darat guna mencegah dugaan praktik penimbunan maupun modus pengerukan BBM subsidi menggunakan tangki raksasa yang dimodifikasi.

"Kami juga minta pengawasan diperketat untuk menindak tegas jika ada dugaan penyimpangan penyaluran BBM bersubsidi," tegas Khofifah.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore