Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 September 2026 | 23.15 WIB

Akomodasi Program Prabowo PLTS 100 GWp, Airlangga Minta RUPTL Direvisi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan paparan pada konferensi pers Stimulus Pertumbuhan Ekonomi Semester 2 Tahun 2026 di Jakarta, Senin (22/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan paparan pada konferensi pers Stimulus Pertumbuhan Ekonomi Semester 2 Tahun 2026 di Jakarta, Senin (22/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk mengakomodasi target pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga 100 gigawatt peak (GWp) dalam beberapa tahun ke depan.

“Ini RUPTL-nya mesti direvisi, karena di sini kebutuhannya masih sekitar 69,5 (GW) di tahun 2034, padahal Bapak Presiden kemarin mendorong agar dikembangkan proyek, terutama untuk solar panel sebesar 100 gigawatt-peak,” kata Airlangga di Jakarta, Selasa (29/9).

Menurut dia, target 100 GWp tersebut perlu dikejar dalam dua hingga tiga tahun ke depan, selain itu pengembangan pembangkit berbasis energi surya dan sistem penyimpanan baterai dinilai dapat membantu menekan emisi sektor energi.

“Jadi kita menurunkan target daripada angka emisi mendekati nol di 2060, ini bisa maju 10-15 tahun. Jadi ini yang tentu menjadi PR bagi kita semua,” ujarnya.

Airlangga juga menekankan pentingnya pembangunan jaringan transmisi dan smart grid agar pasokan listrik dari energi bersih dapat dimanfaatkan secara optimal. Adapun total pembangunan jaringan transmisi yang disebutkan mencapai 47.758 kilometer.

Ketersediaan energi yang andal dan terjangkau, lanjutnya, juga diperlukan untuk mendukung perkembangan industri digital, khususnya pusat data.

Selain itu, pemerintah mendorong program listrik desa untuk memperluas akses listrik, dengan target pada 2025 sebanyak 1.505 lokasi, serta meningkat pada tahun ini menjadi 4.390 lokasi.

Airlangga menyampaikan jika program tersebut berjalan, tingkat elektrifikasi nasional dapat mendekati lebih dari 99 persen.

Selain itu, pengembangan energi hijau, menurut dia, sekaligus menjadi bagian dari upaya mengurangi emisi sektor energi yang masih menjadi penyumbang emisi terbesar.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore