
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membeberkan skema pembiayaan pengembangan industri bioetanol nasional. Skema ini akan melibatkan BUMN, swasta, dan masyarakat sebagai pelaku utama.
Pemerintah menyiapkan kepastian lahan dan legalitas kawasan sebagai modal utama. Rakyat pun didorong menjadi bagian ekosistem usaha agar manfaat ekonomi bioetanol tersebar luas.
Menurut Mentan, program ini tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya memperkuat kemandirian energi nasional lewat pengembangan biofuel berbasis komoditas pertanian.
“Etanol ini butuh lahan 1 sampai 2 juta hektar dengan tiga komoditas strategis. Insyaallah kita akan bangun pabriknya, kita gerakan masif seluruh Indonesia,” kata Mentan usai Rapat Program Khusus Pengembangan Bioetanol bersama 44 bupati di Jakarta, Senin (21/9).
Amran jelaskan, bioetanol dikembangkan lewat tiga komoditas utama, yaitu tebu, ubi kayu, dan jagung. Pemerintah mendorong pembangunan kawasan bahan baku dan industri pengolahan untuk nilai tambah pertanian.
Dari sisi pembiayaan, dia sebut investasi utama bersumber dari sinergi BUMN dan swasta. Pemerintah pastikan ketersediaan dan kepastian lahan agar pembangunan industri jelas dasar hukumnya.
“Anggarannya mungkin 30 persen dari BUMN, 70 persen dari swasta dan pasti swasta mau karena tanahnya disiapkan oleh negara. Lahannya dikawal oleh negara,” terang Amran.
Prioritas pembiayaan tahap awal akan diberikan pada BUMN sesuai kapasitasnya. Setelah BUMN maksimal, investasi selanjutnya dibuka bagi swasta yang antusias ikut serta.
“Kita upayakan, kita prioritaskan BUMN dulu. Kalau BUMN oke, sudah maksimal, bisa 30 persen, bisa 40 persen, bisa 50 persen. Pokoknya berapa kemampuan BUMN, sesudah itu swasta. Dan swasta pasti antre. Pengalaman kami antri. Yang penting kepastian lahan. Makanya ini lahan kita menjadi prioritas,” ungkapnya.
Kepastian lahan jadi kunci percepatan investasi bioetanol. Pemerintah akan kawal proses penentuan lokasi dan legalitas lahan agar pengembangan kawasan berjalan tertib dan berkelanjutan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022