
Ilustrasi: Harga minyak dunia.(Dok.JawaPos.com)
Dilansir Investing, Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 0,30 poin atau 0,36 persen menjadi USD 85,31 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat naik 0,51 poin atau 0,67 persen menjadi USD 80,13 per barel.
Dilansir Reuters, Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan persediaan minyak mentah AS turun 1,7 juta barrel pada pekan lalu. Angka itu lebih kecil dibandingkan perkiraan analis yang turun sebesar 2,6 juta barrel.
Analis senior Price Futures Group Phil Flynn mengatakan, pelaku pasar mulai terbiasa menghadapi eskalasi konflik di Timur Tengah sehingga dampaknya terhadap harga minyak tidak sebesar sebelumnya
“Tampaknya ada perasaan bahwa kita pernah melihat situasi seperti ini sebelumnya, Dan ada kesan dari laporan EIA bahwa pasokan, alih-alih terus menyusut, justru mulai stabil," ujar Flynn.
EIA juga melaporkan persediaan produk distilat, seperti solar dan minyak pemanas, meningkat 4,6 juta barrel pada pekan lalu. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan kenaikan sebesar 100.000 barrel.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
