Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Juli 2026 | 06.24 WIB

Rapat dengan DPR, Bos PLN Sebut akan Modifikasi PLTU agar Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah

Ilustrasi: Suasana ketika listrik belum sepenuhnya menyala akibat blackout. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi: Suasana ketika listrik belum sepenuhnya menyala akibat blackout. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan pihaknya akan memodifikasi (retrofit) pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) agar bisa menggunakan batu bara dengan kalori rendah, sehingga dapat mencegah pemadaman bergilir.

"Mengacu pada sistem di Pulau Jawa, kami masih harus melakukan retrofit terhadap PLTU kami," ujar Darmawan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI di Jakarta, Kamis (2/7).

Darmawan menyampaikan dengan modifikasi, memungkinkan pembangkit listrik untuk menggunakan batu bara dengan kalori yang lebih rendah. Retrofit PLTU Suralaya 6 dan 7 menjadi rujukan Darmawan ihwal keberhasilan modifikasi PLTU.

Kedua unit pembangkit tersebut kini mampu menggunakan batu bara kalori rendah, yakni sekitar 4.100–4.300 kcal per kg, lebih rendah dari spesifikasi awal yang mensyaratkan kalori 4.600–4.800 kcal per kg.

"Nah, suksesnya retrofit di Suralaya 6 dan 7 saat ini langsung kami melakukan kajian kelayakan proyek di seluruh pembangkit PLN," kata Darmawan.

Darmawan meyakini modifikasi PLTU bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan pasokan batu bara medium rank atau berkalori sedang.

Saat ini, tutur Darmawan, produksi batu bara kalori rendah lebih tinggi dibandingkan produksi batu bara dengan kalori menengah sampai tinggi.

Kendala pasokan batu bara kalori menengah itulah yang menyebabkan PLN melakukan pemadaman bergilir pada pertengahan Juni 2026.

"Permasalahan mismatch antara produksi batu bara nasional yang didominasi dengan batu bara kalori rendah dan produksi batu bara kalori menengah dan tinggi semakin menipis, kami selesaikan dengan melakukan retrofit terhadap pembangkit-pembangkit kami," ucap Darmawan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore