
Petugas PLN melalukan perawatan jaringan listrik di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Sabtu (13/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menipisnya stok batu bara di sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), khususnya di sistem Jawa-Madura-Bali (Jamali), menjadi pertanyaan dengan posisi Indonesia yang merupakan salah satu negara produsen batu bara terbesar di dunia.
Ketua Indonesian Mining & Energy Forum (IMEF), Singgih Widagdo, mengungkapkan stok batu bara PLN memang mengalami penurunan. Kondisi itu terlihat dari Hari Operasi Pembangkit (HOP) yang di sejumlah PLTU berada di bawah batas aman, yakni berkisar 15 hingga 26 hari.
Seperti diketahui, HOP sangat beririsan dengan kapasitas PLTU, kapasitas stockpile pembangkit, perusahaan terkontrak, kapasitas tambang, loading rate, sailing days dan discharging rate.
"Jadi, kondisi masing-masing HOP menjadi sangat berbeda terhadap risiko pemadaman. Namun harus dikatakan memang terjadi kondisi penurunan HOP," ujar Singgih kepada JawaPos.com, Selasa (16/6).
Sementara itu, Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Kholid Syeirazi, menjelaskan gangguan pasokan batu bara saat ini tidak semata-mata disebabkan keterbatasan produksi, melainkan dampak reformasi tata kelola sektor batu bara.
Sebelumnya, kontrak penyediaan batu bara dilakukan dalam skema tiga tahunan sehingga memberikan kepastian pasokan bagi PLN, operator pembangkit, dan produsen batu bara. Kini kontrak tersebut diperpendek menjadi satu tahunan dan dievaluasi secara berkala oleh pemerintah.
Kholid Syeirazi mengatakan, terdapat keterbatasan pasokan batu bara berkalori menengah atau medium-range coal sekitar 4.200 kcal/kg yang dibutuhkan sejumlah PLTU berteknologi super critical.
Menurut dia, cadangan batu bara kalori tinggi terus menyusut, sementara cadangan nasional didominasi batu bara berkalori rendah.
"Salah satu yang mengganggu HOP adalah ketersediaan batu bara middle rate," ujar Kholid saat dihubungi JawaPos.com.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022