
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari saat kunjungan ke kantor Redakai Jawa Pos Grup di gedung Graha Pena, Jakarta, Jumat (8/5/2026). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com — Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) RI Muhammad Qodari menyebut para pengemudi ojek online (ojol) mayoritas menggunakan bahan bakar bersubsidi, Pertalite. Karena itu, dengan adanya penyesuaian harga pada Pertamax, mestinya tidak berpengaruh terhadap Ojol.
"Dari data riset yang saya baca, ojol yang menggunakan Pertamax itu hanya sekitar 5 persen. Artinya, 95 persen lainnya seharusnya tidak terpengaruh karena memang menggunakan Pertalite," ujar Qodari, ditulis Kamis (18/6).
Ia menjelaskan, penyesuaian harga Pertamax lebih banyak berdampak pada pengguna kendaraan yang masuk kategori masyarakat mampu atau yang memiliki daya beli lebih tinggi.
"Kalau kita bicara Pertamax, kan identik dengan mobil-mobil mewah, mobil-mobil bagus. Tapi kalau angkutan umum maupun mobil dengan kapasitas mesin rendah, umumnya menggunakan Pertalite yang disubsidi. Dan subsidi itu masih dipertahankan sampai sekarang, tidak ada kenaikan," katanya.
Meski demikian, Qodari mengingatkan agar dukungan terhadap kelompok masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM dilakukan secara tepat sasaran. Menurut dia, perlu dibedakan antara pengguna BBM bersubsidi dan pengguna BBM nonsubsidi.
"Jangan sampai pembelaan atau dukungan ini salah sasaran. Jangan sampai mendukung yang punya mobil mewah," ujar Qodari.
Ia menegaskan bahwa pemerintah selama ini membedakan kebijakan BBM berdasarkan kemampuan ekonomi masyarakat. BBM bersubsidi diberikan untuk membantu kelompok masyarakat kurang mampu dan sektor-sektor yang membutuhkan dukungan negara, sedangkan BBM nonsubsidi mengikuti harga keekonomian.
"Kita tahu BBM itu ada dua kategori. Ada yang disubsidi memang untuk kalangan yang tidak mampu atau kurang mampu. Tetapi Pertamax ini untuk kalangan yang mampu," lanjutnya.
Meski demikian, ia mengakui kenaikan harga Pertamax tetap memberikan dampak kepada para penggunanya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
