
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Menteng, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi berpotensi turun.
Kebijakan ini menyusul penurunan harga minyak dunia pasca-pengumuman meredanya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia, mengatakan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Dex dan jenis bahan bakar lainya yang dijual oleh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta harganya mengikuti mekanisme pasar.
“Ketika minyak dunia turun, sudah bisa dipastikan harga BBM non-subsidi juga akan turun. Begitu juga sebaliknya,” ujar Dwi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/6).
Dwi menyatakan bahwa jika harga BBM non subsidi tidak menyesuaikan dengan kenaikan harga minyak dunia, hal tersebut dapat mengancam keberlangsungan pengadaan energi nasional.
Lebih lanjut, dia menuturkan, beberapa negara di kawasan Asia Tenggara telah merespons harga minyak dunia dengan melakukan penyesuaian harga BBM.
Namun, berdasarkan arahan Presiden serta hasil diskusi dengan badan usaha, harga BBM di Indonesia tetap dipertahankan sebelum akhirnya ditetapkan untuk naik pada 10 Juni lalu.
Dwi mengatakan, arahan tersebut bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan menjaga kestabilan ekonomi nasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022