Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Juni 2026 | 05.34 WIB

Produksi Migas PHE Lampaui 1 Juta BOEPD pada 2025, Temuan Sumber Daya Baru Tembus 1 Miliar BOE

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat capaian positif sepanjang 2025 dengan keberhasilan menjaga produksi migas di atas level 1 juta barel setara minyak per hari (BOEPD). (Dok. PHE) - Image

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat capaian positif sepanjang 2025 dengan keberhasilan menjaga produksi migas di atas level 1 juta barel setara minyak per hari (BOEPD). (Dok. PHE)

JawaPos.com - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat capaian positif sepanjang 2025 dengan keberhasilan menjaga produksi migas di atas level 1 juta barel setara minyak per hari (BOEPD). Kinerja tersebut sekaligus diperkuat oleh temuan sumber daya baru dan peningkatan cadangan yang menjadi modal penting bagi ketahanan energi nasional.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 10 Juni 2026, PHE melaporkan realisasi produksi migas mencapai 1,032 juta barel setara minyak per hari. Angka tersebut berasal dari produksi minyak sebesar 556 ribu barel per hari dan produksi gas yang mencapai 2.757 juta kaki kubik per hari.

Pencapaian produksi tersebut ditopang oleh aktivitas pengembangan lapangan yang berlangsung intensif sepanjang tahun lalu. PHE menyelesaikan pengeboran 887 sumur eksploitasi, melakukan workover terhadap 1.288 sumur, serta melaksanakan well service pada lebih dari 37 ribu sumur.

Tidak hanya fokus menjaga produksi, perusahaan juga agresif menjalankan kegiatan eksplorasi untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi di masa mendatang. Selama 2025, PHE menuntaskan pengeboran 20 sumur eksplorasi, survei seismik dua dimensi sepanjang 2.931 kilometer, dan survei seismik tiga dimensi seluas 855 kilometer persegi.

Hasil dari aktivitas tersebut cukup signifikan. PHE berhasil menemukan sumber daya kontingen (2C) sebesar 1.097,43 juta barel setara minyak. Kontributor terbesar berasal dari potensi Migas Non-Konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan yang mencapai 724,22 juta barel minyak.

Di sisi lain, perusahaan juga mencatat tambahan cadangan terbukti (P1) sebesar 314 juta barel setara minyak. Peningkatan cadangan tersebut berasal dari berbagai aksi korporasi, termasuk aktivitas merger dan akuisisi yang mencakup aset di Aljazair melalui proyek MLN Phase 5 pada Blok 405a.

Dari sisi keuangan, Subholding Upstream Pertamina tersebut membukukan laba bersih sebesar USD 2,175 miliar sepanjang 2025. Kinerja itu merupakan hasil kontribusi berbagai entitas di bawah naungan PHE, mulai dari Regional Sumatera, Jawa, Kalimantan, Jawa Timur dan Indonesia Timur, hingga operasi internasional. Selain itu, dukungan juga datang dari Elnusa, Badak LNG, serta Pertamina Drilling Service Indonesia.

Corporate Secretary PHE Hermansyah Y Nasroen menilai capaian tersebut menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara peningkatan produksi dan penguatan fondasi bisnis jangka panjang.

"Pencapaian produksi lebih dari 1 juta BOEPD dan penemuan sumber daya baru lebih dari 1 miliar BOE menunjukkan komitmen PHE untuk terus menjaga ketahanan energi nasional. Kinerja ini juga mencerminkan upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan produksi sekaligus memperkuat cadangan dan sumber daya untuk mendukung pertumbuhan di masa depan," ujar Hermansyah.

Menurut dia, hasil yang diraih perusahaan tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pekerja, mitra usaha, pemerintah, hingga para pemangku kepentingan yang terlibat dalam mendukung operasional migas nasional.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore