
PLN EPI prediksi kebutuhan LNG melonjak hingga 2034 dengan pertumbuhan 4,5 persen per tahun. (ANTARA)
JawaPos.com - PT PLN Energi Primer Indonesia memperkirakan kebutuhan gas untuk pembangkit listrik akan terus meningkat hingga 4,5 persen per tahun sejalan dengan pertumbuhan konsumsi listrik nasional dan masifnya elektrifikasi di berbagai sektor.
"Hingga 2034, kebutuhan gas PLN diperkirakan tumbuh sekitar 4,5 persen per tahun, dengan liquefied natural gas (LNG) menjadi tulang punggung dalam mendukung transisi energi Indonesia," ujar Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto seperti dikutip dari Antara, Rabu (13/5).
Menurut Rakhmad, sektor ketenagalistrikan diproyeksikan menjadi motor utama pertumbuhan kebutuhan energi nasional dalam beberapa tahun mendatang.
Berdasarkan proyeksi McKinsey dan Rencana Umum Ketenagalistrikan (RUKN) 2025, kontribusi listrik terhadap total kebutuhan energi primer nasional diperkirakan meningkat dari 28 persen pada 2025 menjadi 38 persen pada 2035. Peningkatan tersebut didorong oleh elektrifikasi di sektor industri, transportasi, rumah tangga, hingga pusat data.
“Power sector diproyeksikan tumbuh paling tinggi sekitar 4,6-5,4 persen per tahun, didorong elektrifikasi di sektor transportasi, industri, residensial, hingga pertumbuhan data center,” kata Rakhmad saat menjadi pembicara dalam 11th Annual LNG Supply, Transport & Storage Forum 2026 di Bali.
Forum internasional tersebut menjadi ajang pertemuan para pelaku industri gas global untuk membahas perkembangan rantai pasok LNG di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
PLN memperkirakan produksi listrik nasional akan melonjak hampir dua kali lipat dari 283,7 TWh pada 2024 menjadi sekitar 581-584 TWh pada 2034.
Rakhmad menjelaskan, meskipun porsi energi baru terbarukan meningkat signifikan, batu bara dan gas bumi masih akan memegang peranan penting dalam menjaga keandalan sistem ketenagalistrikan nasional.
Pada 2034, batu bara diperkirakan masih menyumbang sekitar 47 persen terhadap produksi listrik nasional. Sementara itu, kebutuhan gas diproyeksikan meningkat 2,3 hingga 2,7 kali lipat menjadi 132,3 TWh atau setara 18-23 persen dari bauran pembangkit listrik nasional, meski energi terbarukan tumbuh hingga 4,8-5,6 kali lipat.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
