
PLN Indonesia Power akan menghasilkan sertifikat pengurangan emisi atau Verified Emission Reduction (VER) dari sejumlah proyek PLTS.
JawaPos.com - PT PLN Indonesia Power memperluas transformasi bisnis energi bersih dengan menggabungkan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan skema perdagangan karbon internasional.
Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Emission Reduction Purchase Agreement (ERPA) bersama DevvStream Inc. sebagai bagian dari penguatan portofolio bisnis 'beyond kWh' berbasis solar PV solution.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan, kolaborasi tersebut menjadi tahapan strategis perusahaan dalam mengintegrasikan proyek PLTS dengan monetisasi karbon di pasar global.
"Kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi PLN IP dalam mengintegrasikan pengembangan PLTS dengan skema monetisasi karbon global," katanya seperti dikutip dari Antara, Senin (11/5).
Kesepakatan itu ditandatangani Bernadus bersama CEO DevvStream Corp Sunny Trinh di Jakarta pada Selasa (5/2).
Dalam kerja sama tersebut, PLTS yang dikembangkan merupakan sistem off-grid untuk kebutuhan internal pelanggan sehingga tidak terhubung dengan jaringan listrik utama. Skema ini tetap disesuaikan dengan regulasi yang berlaku di sektor lingkungan hidup dan perdagangan karbon.
Melalui proyek itu, PLN Indonesia Power akan menghasilkan sertifikat pengurangan emisi atau Verified Emission Reduction (VER) dari sejumlah proyek PLTS di berbagai wilayah Indonesia. Sertifikat tersebut nantinya dipasarkan melalui DevvStream sebagai mitra internasional perusahaan.
Bernadus menilai langkah tersebut menjadi bagian dari strategi PLN IP dalam membangun model bisnis baru yang lebih berkelanjutan dan bernilai tambah.
"Pengembangan solar PV solution berbasis off-grid ini merupakan bagian dari inovasi PLN Indonesia Power dalam menghadirkan solusi energi bersih di sisi operasional sekaligus membuka peluang monetisasi karbon. Ini adalah wujud nyata transformasi kami menuju bisnis beyond kWh yang lebih bernilai tambah," ujarnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
