
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat produksi minyak dan gas bumi (migas) mencapai 956 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD). (dok. PHE)
JawaPos.com - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat produksi minyak dan gas bumi (migas) mencapai 956 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD) pada kuartal I 2026. Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina Hermansyah Y Nasroen, mengatakan, produksi tersebut terdiri atas minyak sebesar 494 ribu barel per hari (MBOPD) dan gas 2,75 miliar kaki kubik per hari (BSCFD).
Selain produksi yang stabil, kinerja pada kuartal I 2026 juga ditandai dengan aktivitas operasional yang terus meningkat. "Aktivitas pemboran eksploitasi mencapai 130 sumur, yang menunjukkan upaya berkelanjutan dalam menjaga tingkat produksi," katanya dikutip dari Antara, Kamis (7/5).
Selain itu, sebagai bagian dari strategi optimalisasi produksi lapangan eksisting, kegiatan workover telah dilakukan pada 261 sumur dan well service pada 6.124 sumur. Di bidang eksplorasi, hingga Maret 2026 telah dilakukan pemboran sebanyak 8 sumur eksplorasi.
Kegiatan survei seismik juga terus berjalan, dengan realisasi seismik 2D sepanjang 0,09 km dan seismik 3D seluas 914 km2, guna mendukung penemuan potensi sumber daya baru. Upaya eksplorasi tersebut menghasilkan penemuan sumber daya 2C sebesar 6,7 juta barel setara minyak (MMBOE).
Sementara, terdapat pula penambahan cadangan terbukti (P1) sebesar 3,4 MMBOE, yang menjadi indikator positif dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional. Hermansyah menyampaikan capaian ini mencerminkan konsistensi pelaksanaan strategi operasional dan eksplorasi.
"Kinerja hingga Maret 2026 menunjukkan tren yang positif, baik dari sisi produksi maupun penambahan sumber daya dan cadangan. Kami terus mendorong optimalisasi lapangan eksisting, sekaligus mempercepat kegiatan eksplorasi untuk memastikan keberlanjutan produksi jangka panjang," ujarnya.
Lebih lanjut, Hermansyah menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga momentum kinerja hingga akhir tahun. "Kami akan terus meningkatkan efisiensi operasi, memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung pencapaian target produksi dan penemuan cadangan baru," tambahnya.
Capaian ini juga mencerminkan komitmen PHE dalam mempertahankan kinerja produksi sekaligus memperkuat fondasi cadangan energi pada masa depan. "Kedepan, berbagai upaya optimalisasi dan eksplorasi akan terus ditingkatkan guna mendukung ketahanan energi nasional," sebut Hermansyah.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
