
Sejumlah pengendara roda empat mengantri mengisi BBM di SPBU Swasta di Kalideres, Jakarta, Selasa (31/03/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan. Baik yang dijual SPBU Pertamina maupun SPBU swasta. Kenaikan harga itu dampak dari harga minyak dunia yang masih terus meningkat.
Menurut anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno mengatakan kenaikan harga nonsubsidi merupakan hal yang wajar. Sebab, harga minyak dunia saat ini masih terus meningkat.
Kecuali pertalite dan solar, harga BBM mengikuti harga pasar. Jika tidak dinaikkan maka, akan menjadi beban bagi pemerintah dan juga Pertamina maupun badan swasta lainnya.
“BBM nonsubsidi harus menyesuaikan dengan kondisi harga di pasaran. Jadi, tidak heran kalau ada kenaikan dari BBM nonsubsidi. Kalau dibiarkan dengan harga lama, tentu akan menjadi beban bagi Pertamina dan juga APBN. Bagi badan usaha swasta, saya rasa mungkin juga sama,” kata Eddy kepada wartawan yang dikutip Senin (4/5).
Baca Juga:Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Melonjak Lagi per 4 Mei 2026, Pertamax Turbo Jadi Rp 19.900/Liter
Sebagaimana diketahui, Pertamina sudah menaikkan harga Pertamax Turbo dan Pertamina Dex pada pertengahan April 2026. Penyesuaian harga itu diikuti sejumlah SPBU swasta, seperti BP Indonesia dan VIVO pada awal Mei 2026 ini.
Untuk BP, menetapkan harga BP Ultimate Diesel (CN51) Rp 30.890 per liter atau naik sebesar Rp 5.430. Harga yang sama juga ditetapkan VIVO untuk Primus Plus (CN 51) sebesar Rp 30.890 per liter, juga naik sebesar Rp5.430.
Pekan ini, Pertamina baru melakukan penyesuaian harga untuk BBM nonsubsidi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Sementara Pertamax dan Pertamax Green masih tetap, demikian halnya dengan BBM subsidi Pertalite dan Bio Solar, dengan rincian sebagai berikut:
Baca Juga:Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik Tajam untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex
Eddy menyebut untuk BBM nonsubsidi yang harganya mengikuti mekanisme pasar, kenaikan harga bukan suatu hal yang mengagetkan. Ia mengatakan pada waktu tertentu, harga tersebut akan disesuaikan bila harga minyak global sedang turun.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
