
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah memastikan penyesuaian harga BBM non subsidi di tengah lonjakan harga minyak dunia imbas dinamika global baru akan kembali dibahas usai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pulang ke Indonesia.
Untuk diketahui, saat ini Bahlil Lahadalia masih mengikuti lawatan Presiden Prabowo Subianto dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih dari Jepang dan Korea Selatan.
"Menyangkut dengan penyesuaian harga BBM non subsidi, saat kami kembali ke Jakarta. Baru kami akan melakukan pembahasan dengan melihat dinamika yang ada," kata Bahlil dalam konferensi pers secara daring, Selasa (31/3) malam.
Baca Juga:Panglima dan Wakil Panglima TNI Sampaikan Duka Cita Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon Selatan
Bahlil berharap bahwa penyesuaian harga terhadap BBM non subsidi tidak besar angkanya. Namun, ia belum bisa menyebut kapan penyesuaian itu akan dilakukan dan berapa besaran kenaikan harganya.
Mantan Menteri Investasi ini hanya memastikan pihaknya akan segera membahas hal itu pada fase berikutnya setelah tiba di Indonesia.
"Insya Allah kita kalau penyesuaiannya katakanlah ada, tapi kalau tidak banyak itu jauh lebih baik. Tapi, waktunya, berapanya, itu nanti kita akan dibahas pada fase berikutnya," jelasnya.
Walau pemerintah akan melihat kembali potensi penyesuaian, tapi ia memastikan bahwa hingga awal April 2026, BBM non subsidi tetap dijual dengan harga sama. Hal ini sejalan dengan keputusan pemerintah dan juga PT Pertamina (Persero) yang belum akan mengerek harga BBM baik subsidi dan non subsidi.
"Terkait dengan urusan BBM Petradex atau solar yang kualitas tinggi, itu juga belum ada penyesuaian harga. Sekali lagi, belum ada penyesuaian harga, dan apa yang disampaikan oleh Pak Mensesneg tadi, saya pikir itu sama," ungkap Bahlil.
Lebih lanjut, Pemerintah menegaskan akan bergerak cepat merespons dinamika harga energi global yang terus berfluktuasi. Setiap perubahan yang terjadi di pasar internasional langsung dikaji secara mendalam agar kebijakan yang diambil tetap tepat, terukur, dan adaptif terhadap perkembangan yang berlangsung sangat dinamis.
Di sisi lain, pemerintah juga meminta waktu untuk merumuskan kebijakan terkait harga non-subsidi. Mengingat pergerakannya yang terus berubah, keputusan akan diambil secara baik dan bijak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022