
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengecek pangkalan LPG 3 kg di Palmerah, Jakarta, Selasa (4/2/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengajak masyarakat agar lebih bijak menggunakan energi, baik untuk transportasi maupun rumah tangga. Salah satu cara paling sederhana adalah dengan langsung mematikan kompor gas sesaat setelah masakan matang.
"Kalau masak pakai LPG, kalau masakannya sudah masak jangan kompornya boros (dibiarkan nyala lama)," katanya dalam konferensi pers di Colomadu, disiarkan daring, Kamis (26/3). "Saya memohon, menyarankan agar ayo kita harus memakai energi dengan bijak," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil pun menyebutkan bahwa kompor listrik bisa menjadi alternatif bagi masyarakat di tengah isu melonjaknya harga minyak global. Sejumlah masyarakat pun menilai pemanas elektrik jadi solusi nyata bagi rumah tangga di tengah tantangan lonjakan harga energi dunia.
"Dari sisi operasional, saya mencatat kenaikan tagihan listriknya hanya sekitar Rp 30.000 per bulan," ungkap salah seorang warga, Andi Arif.
Andi menjelaskan bahwa investasi awal kompor listrik jauh lebih ekonomis karena selain harga gas yang fluktuatif, pengguna juga tidak lagi terbebani biaya pembelian tabung gas baru. Senada dengan hal tersebut, pelaku UMKM katering rumahan, Siti Sarah, 45, merasakan langsung dampak positif peralihan ke kompor listrik terhadap efisiensi usahanya.
Menurutnya, penggunaan kompor induksi membuat biaya produksi jauh lebih hemat sehingga keuntungan atau cuan yang didapat dari setiap pesanan menjadi lebih maksimal dibandingkan saat masih menggunakan LPG. "Sejak pakai kompor listrik, pengeluaran untuk energi masak jadi lebih stabil dan murah, sisa uangnya bisa buat tambahan modal bahan baku. Masaknya juga lebih cepat dan bersih, saya jadi lebih produktif terima banyak pesanan tiap hari," ujar Siti.
Pengguna lainnya, Hevy Prasmawati, 31, seorang ibu rumah tangga, turut merasakan keunggulan kompor listrik yang menghadirkan panas lebih stabil dan merata pada masakan. Hasil masakan pun menjadi lebih presisi.
Selain itu, Hevy juga mengapresiasi fitur pintar seperti mode otomatis untuk menggoreng hingga mengukus, yang memberikan kemudahan sekaligus rasa aman lebih bagi penghuni rumah.
Hevy menambahkan bahwa penggunaan alat masak berbahan komposit yang dirancang khusus untuk induksi menjadi kunci utama untuk mendapatkan hasil maksimal. Meski perangkat ini memiliki daya sekitar 1.300 watt, penggunaan alat masak yang tepat justru mempercepat proses pematangan sehingga konsumsi daya tetap terkendali secara efektif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022