
Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani. (istimewa)
JawaPos.com – Upaya pemerintah untuk memperluas pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) terus didorong. Terbaru, Danantara Indonesia menginisiasi pemanfaatan hibah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Melalui asistensi tersebut, PT PLN (Persero) menandatangani Perjanjian Kerja Sama Operasi (KSO) dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mengoperasikan dua unit PLTS berkapasitas masing-masing 1 megawatt peak (MWp).
Untuk diketahui, dua PLTS tersebut merupakan hibah dari Yayasan Torang IWIP Berbakti dan akan dilengkapi dengan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 4 megawatt hour (MWh).
Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, inisiatif ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses energi bersih sekaligus meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Menurut Rosan, langkah tersebut juga sejalan dengan visi Presiden dalam mempercepat program dedieselisasi, yaitu menggantikan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dengan pembangkit berbasis energi terbarukan seperti PLTS.
“Banyak pemakaian diesel akan diganti oleh PLTS ini sehingga akan menimbulkan dampak positif, terutama dalam hal swasembada energi ke depannya,” ujar Rosan dalam keterangannya, Senin (16/3).
Ia menjelaskan, proyek pemanfaatan hibah PLTS tersebut akan menjadi proyek percontohan yang diharapkan mampu menghadirkan listrik bagi sekitar 2.000 kepala keluarga di Kabupaten Sumenep.
“Ini akan berdampak kepada sekitar 2.000 kepala keluarga di dua daerah, yaitu Dusun Gili Labak dan Desa Pagerungan Kecil karena masing-masing memiliki kapasitas 1 MW. Harapannya proyek ini bisa segera direalisasikan,” tambahnya.
Selama ini, warga Dusun Gili Labak, Desa Kombang, Kecamatan Talango masih mengandalkan genset pribadi untuk kebutuhan listrik rumah tangga. Sementara di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, pasokan listrik saat ini hanya ditopang oleh PLTS milik PLN berkapasitas 50 kilowatt peak (kWp) setelah dua unit PLTD milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan total kapasitas 600 kilovolt ampere (kVA) tidak lagi beroperasi.
Secara teknis, proyek hibah ini mencakup dua unit PLTS masing-masing 1 MWp yang dipadukan dengan BESS berkapasitas 4 MWh. Instalasi tersebut diproyeksikan mampu menyuplai listrik selama 24 jam penuh sekaligus menghemat penggunaan bahan bakar minyak hingga sekitar 1,1 juta liter per tahun.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
