
Ilustrasi masyarakat mengantri untuk mengisi BBM di SPBU. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan stok BBM aman meski ada konflik di Timur Tengah. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan stok BBM bagi masyarakat tetap aman dan terkendali.
Hal itu disampaikan di tengah dinamika konflik Timur Tengah yang memicu kekhawatiran global soal pasokan energi
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan global secara cermat. Terutama yang berpotensi memengaruhi distribusi energi di dalam negeri.
“Saat ini rata-rata ketahanan stok BBM, khususnya di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, dipastikan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat," ucap Ahed di Surabaya, Minggu (8/3).
Baca Juga:Timur Tengah Bergejolak, Indonesia Disebut Terdampak Gangguan Pasokan BBM dan Polarisasi Ideologi
Ia memahami kekhawatiran masyarakat. Terlebih setelah Iran menutup Selat Hormuz, yang selama ini dikenal sebagai jalur pelayanan minyak global, ditambah momentum Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kendati demikian, Ahed menegaskan bahwa kondisi stok BBM di wilayah Jatimbalinus saat ini berada pada level aman.
Artinya, stok BBM yang ada siap memenuhi kebutuhan masyarakat yang kerap melonjak menjelang lebaran.
“Ketersediaan ini terus diperkuat melalui pasokan rutin dan terjadwal sesuai perencanaan suplai dan distribusi yang ditetapkan, ditambah pola build up stock yang sudah dijalankan semenjak jelang Bulan Ramadhan,” imbuhnya.
Pendistribusian BBM ke lembaga penyalur juga sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Baca Juga:Konflik AS-Iran Memanas, Pramono Anung Jamin Stok BBM Jakarta Aman: Tidak Ada Panic Buying!
Oleh karena itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat untuk tidak panik buying.
"Belilah BBM sesuai kebutuhan. Apabila menemukan pelanggaran atau ketidaknyamanan di lembaga penyalur, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135," tegas Ahed.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menerapkan metode RAE (Regular, Alternative, dan Emergency) dalam pengelolaan rantai pasok serta distribusi energi.
"Berbagai langkah mitigasi dilakukan untuk memastikan ketahanan pasokan tetap terjaga, dengan tetap memprioritaskan keselamatan pekerja, keamanan aset, serta keberlangsungan operasional dan manajemen risiko," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
