
MT Spyros yang membawa 1 juta barel minyak mentah (crude) dari Aljazair, wujud Bring Barrels Home yang dilakukan Pertamina untuk memperkuat ketahanan energi nasional. (Dok. Pertamina)
JawaPos.com – Penutupan Selat Hormuz akibat eskalasi konflik di Timur Tengah membuat jalur distribusi energi global dalam tekanan. Di tengah situasi tersebut, empat kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) tercatat berada di kawasan tersebut.
PIS memastikan keselamatan kru dan pekerja menjadi prioritas utama. Perusahaan terus melakukan pemantauan intensif serta koordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi dampak lanjutan dari konflik yang memanas.
Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita menyampaikan bahwa perusahaan memiliki kantor cabang di Dubai melalui PIS Middle East (PIS ME). Saat ini terdapat 30 pekerja beserta keluarganya yang berada di wilayah tersebut.
“Kondisi para pekerja dan keluarga PIS Middle East saat ini dipastikan dalam kondisi aman, dan perusahaan terus memantau situasi di Dubai," kata Vega dalam keterangan resmi, Minggu (1/2).
"Para pekerja kami juga mengikuti imbauan Kedutaan Besar Indonesia di sana untuk terus meningkatkan kewaspadaan, lapor diri, dan menghubungi hotline KBRI maupun KJRI jika terjadi situasi kedaruratan,” tambahnya.
Terkait posisi armada, Vega membeberkan ada empat kapal PIS di kawasan Timur Tengah. Kapal Gamsunoro berada di Khor al Zubair, Irak.
Kemudian, Kapal Pertamina Pride tengah melakukan proses loading di Ras Tanura. Sementara kapal PIS Rinjani berada dalam posisi lego jangkar (anchor) di Khor Fakkan, dan kapal PIS Paragon berada di perairan Oman.
Dari empat kapal tersebut, dua di antaranya masih berada di dalam area teluk, yakni Pertamina Pride yang dikelola oleh NYK serta Gamsunoro yang dikelola Synergy Ship Management. PIS berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kondisi keamanan di kawasan tersebut guna memastikan kelancaran distribusi energi tetap terjaga.
“Kedua kapal kami upayakan bisa segera keluar dari area teluk. Saat ini, tim armada kami tengah menjalin komunikasi intens dengan pihak pengelola untuk koordinasi dan memastikan keselamatan para kru dan kapal,” tukas Vega.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
