Peresmian SPKLU Center Signature 400 kW di Gading Serpong, Tangerang pada Sabtu (14/2). (Istimewa)
JawaPos.com - Ekosistem kendaraan listrik di Indonesia memasuki babak baru. Bukan hanya dari sisi jumlah mobil listrik yang terus bertambah, tetapi juga dari kecanggihan infrastruktur pengisian dayanya.
Di kawasan Scientia, Summarecon Gading Serpong, Tangerang Selatan, kini beroperasi SPKLU berteknologi ultra fast charging 480 kilowatt (kW) yang diklaim sebagai salah satu yang paling mutakhir di Indonesia.
Fasilitas bertajuk ZORA SPKLU Signature ini merupakan hasil kolaborasi PT PLN (Persero), PT Mega Energi Biru Indonesia (MEBI), dan Huawei Digital Power Indonesia. Yang membuatnya berbeda bukan sekadar kapasitas dayanya, melainkan teknologi di balik sistem pengisian tersebut.
Dengan daya maksimum 480 kW, SPKLU ini mampu mengisi baterai kendaraan listrik dari 10 persen ke 80 persen (State of Charge/SoC) hanya dalam waktu sekitar 20 menit untuk kategori ultra fast charging. Sementara untuk medium charging, waktu yang dibutuhkan berkisar 50 menit untuk rentang yang sama.
Tersedia 12 konektor DC Ultra Fast Charging dan 1 konektor AC Medium Charging, yang dirancang untuk melayani kawasan dengan lalu lintas kendaraan tinggi. Konsep ini penting untuk memastikan perputaran kendaraan (fast turnaround time) tetap efisien dan antrean bisa ditekan.
Salah satu fitur unggulan adalah teknologi Split Charging. Sistem ini memungkinkan distribusi daya secara fleksibel ke beberapa kendaraan sekaligus, menyesuaikan kebutuhan masing-masing mobil yang sedang mengisi. Dengan begitu, daya tidak terbuang percuma dan utilisasi infrastruktur menjadi lebih optimal.
SPKLU ini juga mengusung Liquid Cooling System atau sistem pendingin cairan. Pendinginan berbasis cairan menjaga suhu perangkat tetap stabil meski menyalurkan daya sangat besar. Hasilnya, performa pengisian lebih konsisten, risiko overheating lebih rendah, dan perangkat tetap andal dalam berbagai kondisi cuaca.
Teknologi pengisian yang digunakan berbasis Huawei FusionCharge, yang juga mendukung integrasi dengan sistem penyimpanan energi baterai (Battery Energy Storage System/BESS). Artinya, suplai listrik dapat dikombinasikan antara jaringan utama dan sumber energi tersimpan, membuka peluang pemanfaatan energi yang lebih bersih.
CEO Huawei Digital Power Indonesia, Jin Song, menyebut pencapaian ini sebagai langkah besar dalam menghadirkan sistem pengisian berbasis kecerdasan buatan (AI). “Dalam waktu sekitar enam bulan sejak diskusi awal, kita sudah bisa melihat hasil nyata yang luar biasa. Ini pencapaian yang sangat impresif,” ujar dia melalui keterangannya.
Yang menarik, konsep yang diusung bukan hanya charging point biasa. Area tunggu dirancang nyaman sehingga pengguna dapat beristirahat atau beraktivitas selama proses pengisian berlangsung.
Pendekatan ini dikenal sebagai destination charging atau lifestyle hub, mengubah pengalaman isi daya menjadi bagian dari rutinitas yang lebih menyenangkan.
Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra, menegaskan bahwa kehadiran fasilitas ini merupakan bagian dari transformasi layanan berbasis kebutuhan pelanggan.
“Kami tidak hanya menyediakan tempat pengisian daya, tetapi menghadirkan ekosistem gaya hidup baru bagi pengguna EV. Dengan teknologi ultra-fast charging dan integrasi AI, kami ingin memastikan transisi menuju mobilitas hijau menjadi pengalaman yang menyenangkan dan tanpa hambatan,” katanya dalam kesempatan yang sama.
Ia juga menambahkan bahwa pengembangan infrastruktur EV menjadi bagian penting dari upaya dekarbonisasi sektor transportasi dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar impor.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
