
Manajemen Shell Indonesia buka suara memastikan kabar terkait penutupan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU di Indonesia tidak benar. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Shell Indonesia akhirnya kembali menjual Shell Super atau RON 92 di tanah air. Hal ini diumumkan oleh penyedia BBM swasta tersebut pada laman resminya, shell.co.id.
Shell Super sendiri akan dijual berbarengan dengan Shell V-Power Diesel yang sudah terlebih dahulu tersedia.
“Terima kasih telah setia menunggu bensin Shell kembali. Shell Super mulai tersedia kembali di SPBU Shell. Selain bensin, produk BBM jenis diesel (Shell V-Power Diesel) dan layanan di Shell Select, Bengkel SPBU Shell, serta Shell Recharge tetap terus tersedia,” tulis Shell Indonesia pada Minggu (7/12).
Dengan hal ini, Shell akhirnya mengikuti langkah sejumlah penyedia SPBU Swasta seperti PT Aneka Petroindo Raya dengan BP-AKR hingga PT Vivo Energi Indonesia yang telah lebih dulu menjual kembali BBM. Hal ini dilakukan setelah keduanya mencapai kesepakatan dengan Pertamina Patra Niaga (PPN) terkait pasokan BBM base fuel.
Hal ini pun mengikuti informasi bahwa Pertamina dan Shell Indonesia akhirnya sepakat perihal pasokan BBM base fuel. Dengan ini, Pertamina menyalurkan total 100 ribu barel ke jaringan Shell di tanah air.
Dengan tambahan ini, total Pertamina telah memasok 430 ribu barel ke seluruh penyedia BBM swasta yang diantaranya BP, Vivo, hingga Shell.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan komitmen perusahaan sebagai mitra strategis operator SPBU swasta dalam menjaga ketahanan energi nasional.
“Penyaluran kepada Shell Indonesia menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga tidak hanya siap memenuhi kebutuhan BBM untuk jaringan SPBU Pertamina, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi operator SPBU swasta,” kata Roberth dalam keterangannya, dikutip Minggu (7/12).
Adapun Roberth menegaskan bahwa mekanisme penyediaan pasokan untuk Shell sesuai dengan prosedur aturan yang berlaku, serta menjunjung tinggi mekanisme compliance serta governance secara Business to Business (B2B).
Dengan landasan niat baik, transparansi, serta penerapan prinsip Good Corporate Governance, Pertamina Patra Niaga bersama Shell Indonesia berkomitmen menjaga ketersediaan BBM, memastikan kelancaran distribusi energi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Seluruh proses B2B dilaksanakan secara bertahap dan akuntabel, mulai dari penetapan kebutuhan berdasarkan volume permintaan, tender pemasok yang mengikuti kaidah GCG, konfirmasi berulang dengan pelanggan, hingga pelaksanaan joint surveyor.
Mekanisme open book juga diterapkan dalam negosiasi komersial, sebelum akhirnya kegiatan pembongkaran dilakukan dan BBM diterima oleh badan usaha swasta untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat.
“Komoditi BBM yang dipasok kepada badan usaha swasta yang dalam hal ini Shell Indonesia telah memenuhi seluruh requirements yang dimintakan dari badan usaha swasta sebagai bentuk komitmen tindak lanjut atas arahan pemerintah,” tambah Roberth.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022