Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 15.05 WIB

Dorong Green Economy, Gubernur Khofifah Resmikan CNG Station di Kawasan Industri Gresik

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Compressed Natural Gas (CNG) Station di Kawasan Industri Maspion, Gresik, Senin (28/7). (Humas Pemprov Jatim) - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Compressed Natural Gas (CNG) Station di Kawasan Industri Maspion, Gresik, Senin (28/7). (Humas Pemprov Jatim)

JawaPos.com - Pemprov Jawa Timur berkomitmen mendorong percepatan green economy, dengan meresmikan Compressed Natural Gas (CNG) Station di Kawasan Industri Maspion, Manyar, Gresik, Senin (28/7).

CNG Station milik PT Citra Nusantara Energi, yang diproyeksikan memiliki kapasitas 2,0 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) ini, diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Komitmen kita untuk membangun green economy terus berjalan. Komitmen kita untuk terus bergerak dari Green economy menuju Blue economy juga akan terus bergerak," ujar Khofifah di Gresik, Senin (28/7).

CNG Station Gresik beroperasi usai PT Petrogas Jatim Utama, mengantongi Izin Usaha Niaga Minyak dan Gas Bumi dari Kementerian ESDM RI pada 23 Juni 2025 lalu, untuk melakukan komersialisasi gas dari wilayah kerja Ketapang.

Gubernur Khofifah kemudian membeberkan bahwa rata-rata produksi gas bumi di Jatim mencapai 733,79 Million Metric Standard Cubic Feet Day (MMSCFD). Ini berdasarkan data yang dihimpun Pemprov per Desember 2024.

"Angka tersebut membawa Jawa Timur menduduki peringkat ketiga daerah penghasil migas terbesar secara nasional setelah Provinsi Riau dan Provinsi Kalimantan Timur," sambungnya.

Dengan potensi tersebut, Gubernur Khofifah optimistis CNG Station di Gresik akan mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jatim, dengan tidak bergantung pada bahan bakar fosil dan tetap ramah lingkungan.

"Baik untuk kegiatan industri, pembangkitan, rumah tangga dan lain-lain. Dan tentu penyaluran ke sektor industri menjadi komitmen kita semua bahwa kita peduli terhadap alam dan lingkungan kita," seru Khofifah.

Gubernur Khofifah berharap di mana depan, Provinsi Jawa Timur dapat menjadi pusat transformasi energi bersih nasional, dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan, efisiensi, dan inovasi.

"Semoga peresmian CNG Station Gresik ini jadi titik tolak penguatan ekonomi sekaligus perluasan akses energi bersih, serta kehadirannya membawa berkah bagi masyarakat Gresik dan Jatim," harap Khofifah.

Di sisi lain, Komut PT PJU Achmad Fauzi mengatakan bahwa setelah berpuluh-puluh tahun hanya menjual Gas ke PLN, kini PT PJU dapat menyalurkannya ke sektor industri swasta melalui CNG Station Gresik.

"Kami akan terus melakukan pengembangan-pengembangan dengan industri yang lain (swasta). Dalam waktu dekat, kami akan meluncurkan produk gas bagi rumah tangga," ucap Fauzi.

Turut hadir dalam peresmian CNG Station Gresik: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Komut PT PJU Achmad Fauzi, Dirut PT Citra Nusantara Energi Mohammad Isa Safardin, serta Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jatim.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore