
llustrasi pegawai PGN di pusat pengedalian penyaluran gas alam.
JawaPos.com — Fasilitas hulu minyak dan gas bumi (migas) dinilai memiliki tingkat risiko tinggi, sehingga sistem pengamanan fisik menjadi kebutuhan krusial untuk mencegah gangguan operasional, mulai dari pencurian, perusakan, hingga potensi sabotase di area terbatas.
General Manager Marketing PT Bevananda Mustika, Hiu Khi On, mengatakan pengamanan objek vital migas tidak cukup hanya mengandalkan prosedur, pengawasan, dan personel, tetapi juga membutuhkan kesiapan infrastruktur fisik.
“Infrastruktur fisik berperan penting, terutama di area terbuka dan perimeter fasilitas yang rentan gangguan,” ujarnya, Jumat (23/1).
Ia menerangkan, sejumlah kasus di wilayah operasi migas darat di Sumatera dan Jawa memperlihatkan adanya pencurian material logam serta perusakan pagar fasilitas produksi yang berujung pada gangguan operasional.
Sementara di area pesisir dan lepas pantai, lingkungan yang korosif disebut kerap mempercepat penurunan kualitas infrastruktur pengamanan fisik, sehingga meningkatkan risiko masuknya pihak tidak berkepentingan ke area terbatas.
Hiu Khi On menambahkan, karakter lingkungan operasi migas yang ekstrem dan korosif, terutama di wilayah pesisir, menjadi tantangan tersendiri karena dapat mempercepat degradasi sarana pengamanan bila material yang digunakan tidak memadai.
Oleh karena itu, ia menyebut bahwa Bevananda menyediakan infrastruktur keamanan fisik dengan mempertimbangkan ketahanan material terhadap lingkungan korosif. Perusahaan tersebut menggunakan berbagai bahan baku untuk menghasilkan sistem pengamanan perimeter hingga pengamanan berlapis di area berisiko tinggi.
Hiu menyebut kapasitas produksi terpasang Bevananda sekitar 20.000 ton per tahun dan telah terlibat dalam ratusan proyek infrastruktur, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
Dia menegaskan, sejumlah fasilitas migas memerlukan desain sistem pengamanan fisik yang tidak mudah ditembus karena tingkat risikonya yang tinggi. Hiu juga menilai keterlibatan perusahaan pendukung dalam negeri dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada produk impor dalam sistem pengamanan hulu migas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022