Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Juli 2025 | 02.49 WIB

Pertamina Patra Niaga Ubah Rute Distribusi BBM dan LPG selama Jalan Nasional Gumitir Ditutup

Ilustrasi aktivitas salah satu SPBU di Bali. (Pertamina Patra Niaga/Antara) - Image

Ilustrasi aktivitas salah satu SPBU di Bali. (Pertamina Patra Niaga/Antara)

JawaPos.com - Penutupan total jalur Gumitir diperkirakan juga akan berdampak terhadap distribusi energi. Mulai dari bahan bakar minyak (BBM) hingga LPG. Mengingat, terdapat 8 SPBU Bondowoso dan 41 SPBU wilayah Jember yang berdampak terkait penutupan jalur Gumitir. 

Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina (Persero) Patra Niaga Wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi menyatakan, telah memetakan alternatif distribusi sejak awal Juli lalu. Penutupan jalur Gumitir menyebabkan perubahan rute jalur mobil tangki (MT). Yang semula Banyuwangi-Gumitir-Jember menjadi Banyuwangi-Situbondo-Arak Arak-Bondowoso-Jember. Meski, jalur tersebut hanya bisa dilalui mobil tangki kapasitas 16 KL dan 24 KL. 

 "Terkait mitigasi jalur ini, Pertamina telah melaksanakan koordinasi dengan Satlantas Kabupaten Kalibaru dan Jember. Termasuk koordinasi dengan Polres Situbondo dan Bondowoso untuk pengawalan jika terjadi kemacetan MT atau truk LPG ketika melewati Jalur Arak Arak yang rutenya cukup sulit dilewati," terang Ahad kepada Jawa Pos, Minggu (27/7). 

Sebagai antisipasi, lanjut dia, Pertamina juga akan menyediakan unit mobil tangki bantuan. Unit ini akan disuplai dari terminal BBM Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus. Yakni Instalasi Surabaya Group sebesar lebih kurang 160 KL per hari. "Untuk LPG akan diantisipasi penyaluran dari Gresik jika terkendala macet dari Banyuwangi," jelas Ahad.

Seperti diketahui, jalan nasional di jalur Gumitir yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Banyuwangi, Jawa Timur, akan ditutup total. Setidaknya selama dua bulan lantaran terdapat perbaikan jalan dan jembatan. Penutupan bakal berdampak pada mobilitas masyarakat. Sehingga sejumlah upaya antisipasi pun dilakukan.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali menjelaskan, penutupan akan dilakukan di jalan nasional di jalur Gumitir atau ruas Sumberjati-Banyuwangi. Tepatnya di KM 233+500 yang juga dikenal sebagai tikungan Mbah Singo. Penutupan pada 24 Juli hingga 24 September 2025 merupakan bagian dari kegiatan preservasi jalan nasional di kawasan Alas Gumitir, Jember. 

Penutupan total jalur Gumitir diperkirakan bakal mengganggu mobilitas masyarakat dari Jember menuju Banyuwangi maupun sebaliknya. Sehingga akan berdampak pada aktivitas di sekitar jalur tersebut.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore