Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Mei 2025 | 05.39 WIB

PLN UID Jawa Timur Targetkan 105 SPKLU Baru pada 2025, Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

General Manager PLN UID Jawa Timur mengatakan pihaknya berencana menambah 105 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tahun ini. (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

General Manager PLN UID Jawa Timur mengatakan pihaknya berencana menambah 105 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tahun ini. (Novia Herawati/JawaPos.com)

JawaPos.com - PLN UID Jawa Timur berencana menambah 105 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai titik tahun ini (2025), sebagai upaya mempercepat ekosistem kendaraan listrik di wilayah tersebut.

"Untuk mempermudah para pengguna EV (Electric Vehicle), kami menargetkan tahun ini ada penambahan SPKLU sebanyak 105 unit," tutur General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, Kamis (29/5).

SPKLU baru tersebut akan disebar di berbagai tempat, seperti restoran, kantor pemerintahan, kantor PLN, rest area, jalan raya, rumah sakit, universitas, hingga tempat-tempat strategis lainnya.

Lebih lanjut, Mustaqir mengungkapkan hingga saat ini, PLN UID Jawa Timur telah menyediakan 339 unit SPKLU, yang tersebar di 206 titik di Bumi Majapahit. Satu titik bisa menyediakan 1-2 unit SPKLU.

"Memang ada beberapa titik yang unitnya itu 1 atau 2, intinya ada di 206 titik. Itu tersebar di rest area, kemudian di tempat-tempat umum, seperti kantor pemerintahan, restoran, rest area, dan lain-lain," imbuhnya.

Mustaqir menekankan bahwa penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik tidak seluruhnya dari PLN. Sebab, perusahaan tersebut membuat program kemitraan dengan berbagai skema. 

"Ada yang modal murni dari warga termasuk lahan, selain itu dari kita (PLN). Ada juga yang mesin dan lahannya dari mitra (warga), PLN murni hanya support listriknya. Jadi besaran investasi per unit itu berbeda-beda," terangnya.

Selain melengkapi fasilitas SPKLU, PLN UID Jawa Timur juga melakukan berbagai upaya untuk mempercepat transisi energi dan mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Salah satu upayanya adalah ikut serta dalam pameran otomotif bertajuk "Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2025", yang berlangsung mulai Rabu (28/5) hingga Minggu (1/5) di Grand City Surabaya.

Pada gelaran tersebut, PLN menawarkan promo home charging service. Promo ini diperuntukkan untuk masyarakat yang membeli mobil listrik di IIMS Surabaya 2025, mereka akan mendapat keringanan pasang baru maupun tambah daya.

"Jadi, sebagai contoh kalau misalnya ada yang beli mobil listrik, kemudian mengajukan pasang baru menjadi daya Rp 7.700.000, itu biayanya hanya Rp 850.000, dari harga normal biasanya sampai Rp 7,7 juta," tukas Mustaqir.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore