
Kadin Net Zero Hub membantu perusahaan-perusahaan mencapai nol karbon
JawaPos.com - Head of Kadin Net Zero Hub Dharsono Hartono optimistis Indonesia bisa menjadi pemimpin pasar karbon khususnya kawasan di ASEAN sebagai upaya meminimalkan dampak perubahan iklim.
"Pasar karbon di Indonesia harus bertaraf internasional dan diperdagangkan dalam dan luar negeri," kata Dharsono di sela kegiatan Sustainable Action for Future Economy (SAFE) di Jakarta, Selasa (26/9).
Menurut Dharsono, kolaborasi pemerintah dan swasta berpotensi menciptakan lebih banyak proyek yang diperdagangkan di pasar karbon dalam negeri dan meningkatkan daya saing perusahaan lokal di pasar global. Dharsono menambahkan pasar karbon juga dapat memberikan dampak pada penurunan emisi di Indonesia.
Dharsono menjelaskan, Kadin Net Zero Hub membantu perusahaan swasta untuk lebih kompetitif dengan cara memberikan pelatihan seperti cara menghitung jejak karbon dan komitmen mengurangi emisi menjadi perusahaan dengan nol karbon atau net zero company dengan berstandar internasional Inisiatif Target Berbasis Sains (Science Based Targets Initiative/SBTi).
Baca Juga: Wakil Menkeu: Pajak Karbon jadi Salah Satu Instrumen Capai Target NDC 2030 dan NZE 2060
"Sebanyak 70 perusahaan telah terdaftar dalam program Kadin Net Zero Hub ini," katanya.
Inisiatif Kadin Net Zero Hub merupakan wadah sektor swasta nasional untuk melakukan pertukaran ilmu dan informasi, memperluas wawasan dalam rangka mewujudkan ekosistem rendah emisi di Indonesia. "Diharapkan perusahaan swasta di Indonesia bisa proaktif memberikan dampak pengurangan emisi sehingga, produk-produk yang dihasilkan akan kompetitif," ujarnya.
Adapun dari tantangan yang dihadapi ungkap Dharsono, semua pihak harus siap berkolaborasi dan secara transparan menunjukkan produk perusahaan Indonesia memiliki standar yang bertaraf internasional, memiliki tata kelola yang benar, sehingga diakui pasar global.
"Kolaborasi bisa memberikan dampak positif terhadap lingkungan, bahkan menyejahterakan masyarakat," kata dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
