
Petugas PGN memeriksa penggunaan gas alam oleh konsumen rumah tangga. (Humas PGN)
JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan pembangunan jaringan gas (jargas) sebanyak 266.070 sambungan rumah (SR) sepanjang 2020. Anggaran yang disiapkan oleh pemerintah sebesar Rp 3 triliun.
Menanggapi hal itu, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mengatakan bahwa pihaknya siap untuk membangun 700 ribu SR. Selain dana dari pemerintah, untuk pembangunan infrastruktur tersebut akan menggunakan dana investasi.
"Pembangunan jargas target dari Kementerian ESDM yang diberikan kepada kami itu 10 juta sambungan sampai tahun 2024, tahun ini kita akan selesaikan sekitar 700 ribu sambungan yang terdiri dari APBN sekitar 266 ribu dan sisanya adalah program mandiri yang diinvestasikan oleh PGN," ungkap Direktur Infrastruktur dan Teknologi Redy Ferryanto di kantornya, Jakarta, Selasa (21/1).
Hingga akhir 2019, PGN telah menyalurkan gas bumi kurang lebih sebanyak 3.000 BBTUD untuk melayani lebih dari 359.000 pelanggan di 63 kota atau kabupaten. Panjang dari infrastruktur pipa gas bumi yang telah dibangun mencapai lebih dari 10.500 km.
Dengan ini, PGN akan terus meningkatkan pemanfaatan gas bumi secara masif. Hal ini dalam rangka memenuhi kebutuhan energi domestik yang semakin meningkat dan berperan dalam mengurangi defisit neraca migas.
“Target pengembangan infrastruktur gas untuk 2020 akan difokuskan untuk Pembangunan terminal LNG dengan kapasitas 40 BBTUD dan LNG filling dengan kapasitas 10 BBTUD di Teluk Lamong agar bisa menjangkau wilayah baru di Jawa Timur, penyelesaian transmisi Gresik hingga Semarang dan pengembangan infrastruktur distribusi di Sumatera dan Jawa," ungkap dia.
"Pengembangan jargas rumah tangga di 49 wilayah kota atau kabupaten, serta gasifikasi kilang minyak terutama Kilang Cilacap dan Kilang Balikpapan,” sambung Redy.
PGN akan mengembangkan bisnis-bisnis baru dengan harapan dapat lebih meningkatkan volume gas. Maka dari itu, Gigih Prakoso selaku Direktur Utama PGN juga mengarahkan untuk meningkatkan efisiensi pada seluruh program kerja PGN.
"Dukungan dari Pemerintah dan seluruh stakeholder diperlukan untuk mencapai target-target ini," jelasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
