
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) mendukung pelaksanaann MBG di SPPG Gagaksipat, Boyolali, Jateng./(Istimewa)
JawaPos.com - Bau sedap masakan tercium dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gagaksipat, Boyolali, Jawa Tengah. Asap putih menari di atas wajan besar, tempat ratusan porsi nasi dan lauk pauk dimasak setiap pagi. Di sinilah denyut kerja nyata Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berputar—ribuan porsi makanan bergizi disiapkan setiap hari untuk anak-anak sekolah di sekitar Boyolali.
Namun, di balik asap yang mengepul itu, ada energi bersih yang bekerja tanpa henti. Bukan dari tabung LPG, melainkan dari gas bumi yang disalurkan oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas).
Gas bumi itu mengalir dalam wujud Compressed Natural Gas (CNG), dibawa melintasi jarak jauh melalui sistem beyond pipeline. Teknologi ini memungkinkan dapur SPPG tetap beroperasi efisien, meski berada jauh dari jaringan pipa gas utama. Setiap bulan, sekitar 2.000–3.000 meter kubik gas bumi disalurkan untuk memastikan 6.000 porsi makanan bergizi dapat tersaji setiap hari bagi 34 sekolah di sekitar Boyolali.
“PGN berkomitmen untuk terus memperkuat peran dalam mendukung program nasional yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui kerja sama dengan Badan Gizi Nasional dalam Program Makan Bergizi Gratis. Kami siap berkontribusi melalui penyediaan energi gas bumi yang andal, efisien, dan ramah lingkungan,” ujar Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, dalam keterangannya, dikutip Kamis (13/11).
Kolaborasi PGN dengan Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi bentuk dukungan konkret terhadap program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat. Di saat kebutuhan energi untuk mendukung rantai distribusi bahan pangan semakin meningkat, PGN hadir dengan solusi yang bukan hanya efisien, tetapi juga berkelanjutan.
Atas konsistensinya, PGN diganjar National Priority Support Award dari Human Initiative dalam ajang Future Initiative Forum 2025. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, bersama President of Human Initiative, Tomy Hendrajati, dalam acara puncak di Jakarta.
Tak hanya itu, PGN juga masuk nominasi Green Transition Champion Award, sebuah pengakuan atas upaya perusahaan mempercepat transisi energi bersih dan mengurangi emisi karbon di Indonesia.
Saat ini, jaringan distribusi gas bumi PGN telah menjangkau 17 provinsi dan 73 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Di daerah yang belum tersentuh jaringan pipa, PGN menghadirkan solusi alternatif seperti CNG agar energi bersih tetap bisa dinikmati masyarakat, termasuk untuk dapur-dapur program MBG.
“Melalui kolaborasi lintas sektor, PGN akan terus berinovasi menghadirkan solusi energi bersih untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung keberlanjutan bagi generasi mendatang,” tutup Fajriyah.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
