
Presiden Prabowo Subianto meresmikan RDMP Kilang Pertamina Balikpapan, Senin (12/1) sore. (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto meresmikan secara langsung Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan yang menelan investasi mencapai sekitar USD 7,4 miliar atau sekitar Rp 123 triliun, pada Senin (12/1).
Untuk diketahui, RDMP Kilang Balikpapan merupakan RDMP terbesar di Indonesia yang kapasitasnya telah bertambah menjadi 360 ribu barel dari sebelumnya 260 ribu barel per hari.
"Dengan mengucap bismillahirahmanirahim, pada sore hari ini, Senin, 12 Januari 2026. Saya Prabowo Subianto Presiden RI dengan ini meresmikan Proyek Infrastruktur terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan," kata Prabowo yang dipantau secara daring dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/1) sore.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa RDMP Balikpapan ini sudah menuju kepada setara dengan Euro 5 dan ini menuju kepada net zero emission.
"Jadi dengan RDP ini, kita bisa menghemat devisa kurang lebih sekitar Rp 60 triliun lebih karena dia bisa menambah 100 ribu barel. Dengan bensin itu kita bisa menghasilkan 5,8 juta kiloliter per tahun," beber Bahlil.
Di sisi lain, ia menyoroti soal konsumsi bensin di Indonesia yang mencapai 38 juta kiloliter per tahun. Sedangkan, produksi dalam negeri mencapai 14,25 juta dengan penambahan 5,8 juta, maka kata dia, impor Indonesia terhadap bensin tinggal 19 juta kiloliter.
Lebih lanjut, Bahli mengatakan bahwa kehadiran RDMP Balikpapan ini menyampaikan telah menyerap sebanyak 24.000 tenaga kerja. Adapun nilai TKDN-nya telah mencapai 30 persen dan kontribusi Produksi Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp 514 triliun per tahun.
"Bapak Presiden yang kami hormati penyerapan tenaga kerja (di RDMP Balikpapan mencapai) 24.000 dengan TKDN 30%, peningkatan PDB itu sebesar Rp 514 triliun per tahun dari hasil kinerja yang kita lakukan ini," ujar Bahlil.
"Maka saya pikir dengan implementasi ini ke depan, tinggal kita fokus bagaimana kita meningkatkan lifting kita. Lifting ini menjadi tantangan yang paling besar," tukasnya. (*)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
