Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Juli 2025 | 05.16 WIB

Stok BBM di Jember Menipis Imbas Penutupan Jalur Gumitir, Pom Mini Warung Madura Diserbu Masyarakat

Stok BBM menipis di Jember akibat penutupan jalur distribusi energi, masyarakat mengalami antrean panjang di pom mini. (Jawa Pos Radar Jember) - Image

Stok BBM menipis di Jember akibat penutupan jalur distribusi energi, masyarakat mengalami antrean panjang di pom mini. (Jawa Pos Radar Jember)

JawaPos.com - Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jember, Jawa Timur, terpantau menipis imbas penutupan jalur distribusi energi rute Gumitir. Akibatnya, sejumlah pom mini warung madura di Jember mendadak diserbu masyarakat hingga membuat antrean panjang.

Salah satunya, seperti antrean yang terjadi di Pom Mini Warung Madura, Jalan MH Thamrin, Desa/ Kecamatan Ajung, Jember, pada Sabtu (26/7) malam. Bahkan, menurut pantauan wartawan Jawa Pos Radar Jember, beberapa pedagang bensin eceran di wilayah MH Thamrin hingga Basuki juga sudah tak memiliki stok BBM.

Saat ditemui saat mengantre, masyarakat mengaku kesulitan memperoleh BBM eceran sejak dua hari belakangan. Namun, pihaknya mengakui keadaan ini merupakan imbas dari pengalihan rute distribusi energi karena penutupan jalur Gumitir.

"Pedagang mengaku kosongnya bensin yang biasa dijual itu karena memang di SPBU sedang kosong karena keterlambatan pengiriman dari Banyuwangi gara-gara jalur Gumitir ditutup," kata Sodiq, warga Jenggawah.

Untuk diketahui, penutupan jalur Gumitir menyebabkan perubahan rute jalur mobil tangki (MT). Yang semula Banyuwangi-Gumitir-Jember menjadi Banyuwangi-Situbondo-Arak Arak-Bondowoso-Jember.

Hal ini sebagaimana dibenarkan oleh Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina (Persero) Patra Niaga Wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi kepada Jawa Pos, Minggu (27/7).

"Terkait mitigasi jalur ini, Pertamina telah melaksanakan koordinasi dengan Satlantas Kabupaten Kalibaru dan Jember. Termasuk koordinasi dengan Polres Situbondo dan Bondowoso untuk pengawalan jika terjadi kemacetan MT atau truk LPG ketika melewati Jalur Arak Arak yang rutenya cukup sulit dilewati," terang Ahad Rahedi.

Sebagai antisipasi, lanjut dia, Pertamina juga akan menyediakan unit mobil tangki bantuan. Unit ini akan disuplai dari terminal BBM Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, yakni Instalasi Surabaya Group sebesar lebih kurang 160 KL per hari.

"Untuk LPG akan diantisipasi penyaluran dari Gresik jika terkendala macet dari Banyuwangi," jelas Ahad.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore