Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Mei 2025 | 19.03 WIB

Investasi Panel Surya di Rumah: Ikuti Langkah-Langkah Ini agar Menguntungkan secara Ekonomi

Ilustrasi pemasangan panel surya untuk investasi jangka panjang (Dok. Pexels/ Photo by Kindel Media)

JawaPos.com - Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Mulai dari tenaga surya, air, hingga angin. Potensi ini sangat menjanjikan untuk dikembangkan menjadi sumber energi terbarukan. 

Potensi yang sangat menjanjikan ini membuka peluang investasi di sektor energi bersih. Tidak hanya penting untuk keberlanjutan lingkungan, tapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan inovasi teknologi nasional.

Namun, menurut laporan Institute for Energy Economics and Financial Analysisinvestasi di bidang energi terbarukan di Indonesia mengalami stagnasi selama tujuh tahun terakhir. Meskipun peminatnya terus meningkat, terutama peminat untuk energi surya.

Salah satu bentuk investasi yang mulai menarik perhatian masyarakat adalah pemasangan panel surya di rumah. Berdasarkan data dari Portal Informasi Indonesia (Kominfo), pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) meningkat tajam sepanjang tahun 2024.

Mengapa Panel Surya Menarik?

Selain memanfaatkan potensi tenaga surya yang sangat besar di Indonesia, panel surya juga membantu masyarakat menghemat pengeluaran. 

Menurut riset dari Zillow (2019), yang dikutip oleh laman Solar Energy World, rumah yang menggunakan panel surya dijual dengan harga sekitar 4,1% lebih tinggi dibanding rumah tanpa panel surya.

Kalau kamu juga tertarik untuk mulai berinvestasi melalui pemasangan panel surya di rumah, berikut langkah-langkah penting yang perlu diketahui agar hasilnya benar-benar menguntungkan secara ekonomi:

1. Cari Tahu Kebutuhan Listrik Rumah Tangga

Langkah awal yang penting adalah mengetahui berapa besar konsumsi listrik rumah setiap bulan. Ini akan membantu menentukan kapasitas panel surya yang dibutuhkan.

Dilansir dari Im Solar, ada dua cara untuk menghitung kebutuhan listrik:

  • Cek tagihan listrik selama 1–3 bulan terakhir.
  • Analisis pola penggunaan energi: kapan listrik paling banyak digunakan (pagi/malam), musim hujan atau kemarau, dan perangkat elektronik utama di rumah.

2. Hitung Potensi Produksi Energi Surya Secara Kasar

Tidak semua lokasi rumah mendapatkan sinar matahari secara maksimal. Maka dari itu, penting menghitung potensi energi surya secara kasar.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore