
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Satgas Hilirisasi. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM) ke depan akan menggunakan skema campuran atau blending/blended. Artinya, sebagian akan disalurkan dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT), dan sebagian lagi tetap seperti yang berjalan saat ini.
"Blending. Insya Allah blending. Nanti akan kita umumkan berapa porsinya," kata Bahlil usai ratas di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (13/12).
Saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) tengah melakukan validasi data penerima subsidi BBM. Dengan demikian, diharapkan penyalurannya menjadi lebih tepat sasaran.
"Karena kan data selama ini nggak satu ya. Antara kementerian A, B, PLN, Pertamina, data kan berubah-ubah. Maka kita minta mulai sekarang datanya satu, supaya bisa jadi rujukan buat semua tentang siapa saja yang menerima bantuan, dan atau yang berhak menerima subsidi tunai," lanjut Ketua Umum Golkar itu.
Proses validasi data penerima subsidi BBM diharapkan rampung dalam satu pekan. Sementara itu, terkait ojek online (ojol), Bahlil sepakat bahwa mereka termasuk pelaku UMKM, yang artinya masih boleh 'meminum' BBM bersubsidi.
"Dia masuk UMKM dan tinggal kita ngecek mereka, karena kan mereka pelat hitam ya. Kita akan buat sedemikian rupa lah agar mereka bisa kita perhatikan," jelas Bahlil.
Lain halnya dari BBM, untuk subsidi LPG, Bahlil menyebut penyalurannya masih menggunakan distribusi tertutup seperti yang sudah berjalan. "Yang berhak menerima adalah yang 3 Kg, pembatasannya pakai KTP," imbuh Bahlil.
Sementara itu ketika ditanya, apakah Pertalite akan mengikuti harga keekonomian alias tidak lagi kategori jenis BBM bersubsidi saat skema blending ini diterapkan, Bahlil tak menjelaskan lebih jauh. "Nanti kita lihat yang akhirnya yah," katanya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
