
Wilayah kerja PT Amman Mineral Internasional Tbk.
JawaPos.com - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menyampaikan bahwa pembangunan smelter tembaga dan pemurnian logam mulia (PMR) mereka telah mencapai progres masing-masing 76,1 persen dan 72,7 persen hingga akhir tahun 2023. Capaian ini diklaim melampaui target yang ditetapkan perusahaan.
"Proyek ekspansi kami, termasuk smelter dan PMR, berjalan sesuai jadwal dan bahkan melampaui target akhir tahun kami," kata Presiden Direktur Amman, Alexander Ramlie dalam pengumuman hasil keuangan dan operasional tahun 2023, Rabu (27/3).
Dalam laporan keuangannya, disebutkan bahwa AMMAN wajib menyelesaikan penyelesaian mekanis smelter tembaga dan PMR pada akhir Mei 2024. Laporan kemajuan triwulanan yang diverifikasi secara independen selama periode Oktober-Desember 2023 menyatakan bahwa kemajuan konstruksi smelter tembaga telah mencapai 76,1 persen, atau 105,1 persen dari target yang dijadwalkan sebesar 72,4 persen.
Sedangkan pembangunan PMR telah mencapai 72,7 persen atau 100,7 persen dari target akhir tahun yang sebesar 72,1 persen. "Akumulasi belanja modal kami mencapai USD 604 juta untuk proyek smelter tembaga dan PMR, USD 273 juta untuk fasilitas PLTGU, LNG, dan T&D, serta USD 753 juta untuk proyek perluasan pabrik konsentrator (termasuk belanja modal desain ulang) hingga 31 Desember 2023," jelas Ramlie.
Sementara itu, pada tahun ini pembangunan smelter diharapkan akan berjalan sesuai jadwal, dengan target penyelesaian mekanis pada akhir Mei 2024 sesuai dengan ketentuan pemerintah. Setelah penyelesaian mekanis smelter ini, AMMAN akan fokus pada komisioning smelter dan peningkatan produksi selama 4-5 bulan untuk menghasilkan katoda tembaga pertama.
Tahun ini, AMMAN mengalokasikan belanja modal USD 415 juta untuk proyek smelter dan PMR, USD 438 juta untuk fasilitas PLTGU, LNG, dan T&D, serta USD 530 juta untuk proyek perluasan pabrik konsentrator. "Kami menambahkan dua komponen baru untuk belanja modal: Infrastruktur Pendukung (USD 205 juta), dan Desain Ulang Ekspansi Pabrik Konsentrator (USD 114 juta)," jelasnya.
Ditambah dengan Sustaining Capex USD 303 juta, maka total belanja modal tahun 2024 dianggarkan sebesar USD 2,005 miliar.
Sebagai informasi, saat ini AMMAN sedang membangun fasilitas smelter tembaga dan PMR dengan total kapasitas input sebesar 900.000 metrik ton per tahun (tpa) konsentrat dari tambang Batu Hijau dan tambang Elang di masa depan. Produksi smelter adalah katoda tembaga yang akan mencapai 222 kilo ton per tahun (Ktpa) dan asam sulfat mencapai 830 Ktpa.
Sementara itu, PMR akan mendapat input slime anoda dari proses pemurnian di fasilitas smelter tembaga, sebanyak 970 tpa. Produksi dari PMR setiap tahun antara lain mencapai 18 tpa emas batangan, 55 tpa perak batangan, dan 70 tpa selenium.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
