
Pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Jawapos.com - Dari dua pasangan calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) yang bertarung di Pilpres 2019, Sandiaga Uno merupakan kandidat yang paling tajir. Meski demikian asetnya masih kalah dibandingkan Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo Subianto.
Berdassar Globe Asia, Sandiaga Uno termasuk dalam jajaran 150 orang paling kaya di Indonesia. Kekayaannya itu mengalahkan aset dari Jokowi, Mar'uf Amin, dan Prabowo Subianto.
Jumlah kekayaan mantan Wagub DKI Jakarta itu sebanyak USD 300 juta atau setara Rp 4,35 triliun (kurs Rp 14.500 per dolar). Harta Sandi ini sempat merosot sebanyak USD 200 juta atau Rp 2,8 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.
Nilai kekayaan Sandi ini ternyata masih kalah dibandingkan Hashim Djojohadikusumo. Kekayaan anak begawan ekonomi era Soeharto Soemitro Djojohadikusumo itu mengantarkan dirinya berada di urutan 51 orang terkaya di Indonesia. Total kekayaan Hashim mencapai USD 915 juta atau Rp 13 triliun pada 2018.
Menurut Globe Asia, kekayaan Hashim berasal dari investasi dan energi. Salah satunya dari perusahaan Arsari Group. Hashim adalah yang termuda dari empat bersaudara.
Dia memiliki dua kakak perempuan, yaitu Biantiningsih dan Maryani Ekowati, serta satu kakak laki-laki yaitu Prabowo Subianto yang merupakan mantan Danjen Kopassus TNI AD.
Hashim pernah menjadi analis keuangan di bank investasi Prancis. Kini Hashim juga menjabat sebagai direktur di Indo Consult, salah satu perusahaan milik ayahnya. Semakin berkembangnya bisnis yang dilakukan oleh Hashim akhirnya dia bisa mengakuisisi PT Semen Cibinong lewat perusahaannya yang bernama PT Tirta Mas.
Hashim kemudian menanamkan beberapa saham miliknya di Bank Niaga dan Bank Kredit Asia. Pada 2002, Hashim ditahan karena diduga melanggar Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Dana kredit seharusnya dikucurkan ke kreditor ternyata dikucurkan ke grupnya sendiri.
Setelah itu dia bangkit lagi. Bersama dengan Prabowo, dia membeli pabrik Kiani Kertas, perusahaan eks-Bob Hasan yang bermarkas di Kalimantan Timur. Sayangnya, Kiani Kertas kerap mengalami masalah keuangan. Pada awal 2014 terjadi protes buruh yang belum menerima gaji selama 5 bulan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
