JawaPos Radar

Pamer Soal Freeport dan Blok Rokan, Jokowi Mengaku Tegas Hadapi Asing

16/08/2018, 12:20 WIB | Editor: Mochamad Nur
Pamer Soal Freeport dan Blok Rokan, Jokowi Mengaku Tegas Hadapi Asing
Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidato kenegaaan dihadapan anggota DPR/DPD RI di Senayan Jakarta, Kamis (16/8) (DOK.DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)
Share this image

JawaPos.com - memasuki setahun terakhir pemerintahannya, Presiden Joko Widodo mengklaim telah merebut aset-aset kekayaan alam negara dari tangan asing. Mulai dari Blok Migas Mahakam, Blok Migas Sanga-Sanga, Blok Migas Rokan, dan mayoritas saham Freeport. Ia mengatakan hal itu terjadi lantaran ketegasan pemerintah dalam menjaga kekayaan alam.

“Setelah beberapa dekade berada di tangan pihak lain, Blok Migas Mahakam, Blok Migas Sanga-Sanga, Blok Migas Rokan, dan mayoritas saham Freeport kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi yang sebesar-besarnya digunakan bagi kemakmuran rakyat,” kata Jokowi dalam Pidato Kenegaraan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-73 RI di Gedung Nusantara I DPR RI, Kamis (16/8).

Dia mengatakan beberapa permasalahan di dalam negeri mulai dari pemberantasan korupsi, narkoba, terorisme harus diselesaikan secara tegas juga dalam menjaga kekayaan alam.

Pamer Soal Freeport dan Blok Rokan, Jokowi Mengaku Tegas Hadapi Asing
Ilustrasi tambang Freeport (Dok.JawaPos.com)

“Ketegasan juga harus dilakukan dalam menjaga kekayaan alam kita untuk berdaulat atas sumber daya alam kita. Kedaulatan maritim, mulai dari laut, teluk, sampai dengan samudra terus kita jaga,” kata Jokowi.

Untuk mengakuisisi Freeport, pemerintah dan pemerintah daerah akan membentuk konsorsium. Nantinya, 51 persen saham Freeport akan dimiliki konsorsium tersebut.

"Kita akan bersama Pemda dan Pemprov untuk masuk ke saham, supaya tidak pecah-pecah dan supaya kita mayoritas. Kalau kita masuk sendiri-sendiri nanti kepemilikannya sendiri-sendiri. Kita akan kerja sama masuk sebagai perusahaan yang mayoritas," tegas Dirut Inalum Budi Gunadi Sadikin, beberapa waktu lalu.

Deputi Bidang Usaha Tambang, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan pengambilalihan saham PT Freeport Indonesia (PTFI) tidak akan membebankan keuangan negara. Nantinya, pencaplokan saham Freeport akan menggunakan skema aksi korporasi.

"Jadi 51 persen itu atas nama Konsorsium Pemerintah Indonesia," kata Harry.

(aim/gwn/hap/uji/JPC)

Alur Cerita Berita

Kolaborasi APBN, BUMN, dan Swasta 16/08/2018, 12:20 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up