Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Oktober 2017 | 18.15 WIB

Rini Beberkan Alasan Presiden Jokowi Revisi Target 35 Ribu MW

Ilustrasi - Image

Ilustrasi


JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menurunkan target mega proyek pembangkit listrik 35 ribu MW. Hal itu diungkapkannya saat meresmikan PLTU Jawa 7,9 dan 10. Menanggapi hal itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyebut target tersebut tidak diturunkan, melainkan disesuaikan.


Pasalnya, hal itu dilakukan karena pertumbuhan ekonomi Indonesia tak kunjung menembus angka 6 persen. Penyebabnya, ekonomi global yang tak kunjung pulih.


"Kita sadari betul pertumbuhan ekonomi dunia tidak sebaik yang kita harapkan sejak 2015, meski pertumbuhan ekonomi kita masih tetap menjadi salah satu yang tertinggi di dunia," ujarnya di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis (5/10) malam.


Atas dasar itu, kata Rini, Presiden Jokowi merevisi target proyek listrik 35 ribu MW. Jika dipaksakan, proyek itu dipastikan tidak akan selesai sesuai target.


Di sisi lain, pihaknya juga ingin menjaga agar PT PLN (Persero) tidak terbebani dengan berat.


"(Jadi) perlu lakukan penyesuaian. Program boleh jalan, tapi ini soal waktu," tuturnya.


"Inilah yang kita sesuaikan. Jangan sampai PLN terbebani dengan tiba-tiba pembangunan banyak tapi pertumbuhan demand tidak setinggi yang diharapkan," pungkasnya. 

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore