Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Januari 2020 | 02.51 WIB

Kelas Menengah Ngungsi Sambil Staycation, Hotel Kebanjiran Rezeki

Foto Aerial kawasan kampung pulo yang terendam banjir, Jakarta, kamis (2/1/2020). Akibat meluapnya aliran kali Ciliwung sejumlah kawasan di bantaran tersebut terendam banjir dengan ketinggain hingga 1 meter. HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS - Image

Foto Aerial kawasan kampung pulo yang terendam banjir, Jakarta, kamis (2/1/2020). Akibat meluapnya aliran kali Ciliwung sejumlah kawasan di bantaran tersebut terendam banjir dengan ketinggain hingga 1 meter. HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS

JawaPos.com - Kaum urban kelas menengah yang menjadi korban banjir punya pilihan mengungsi lebih banyak ketimbang hanya di posko pengungsian. Sebagian dari mereka memilih hijrah ke hotel sembari staycation. Staycation adalah mencari hotel dekat dengan domisili untuk singgah sejenak.

Tentu saja fasilitas di hotel jauh lebih mewah dan segalanya sudah terpenuhi. Dari mulai fasilitas listrik dan elektronik, lokasi tidur yang nyaman, kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) yang lengkap, dan makanan.

Terbukti, musibah banjir yang melanda Jabodetabek membuat hotel pun ikut kebanjiran rezeki. Sejumlah hotel berbintang diserbu kaum urban untuk staycation beberapa hari. Sekalian liburan tahun baru, tamu yang menginap juga sekaligus mengungsi karena rumahnya kebanjiran.

Hotel Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center, salah satu hotel yang dekat dengan lingkungan terdampak banjir. Misalnya kawasan Ragunan, Jatipadang, Pasar Minggu, Mampang, Kalibata, Bangka, Kemang, dan kawasan selatan lainnya. Jumlah tamu di sana naik rata-rata 28 persen, sejak tanggal 1 Januari hingga hari ini.

"Memang banyak yang menginap gara-gara banjir dan mati lampu. Tamu dari sekitar hotel. Dan banyak tamu extend perpanjang menginap dari mulai malam tahun baru," kata Director of Marketing Communications Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center, Paundra Hanutama kepada JawaPos.com, Jumat (3/1).

Kemudian di Hotel Mercure Jakarta Simatupang pun juga mengalami peningkatan tamu. Bahkan 100 kamar terisi penuh. Rata-rata tamu yang datang adalah warga dari kawasan BSD, Kebayoran, dan Bintaro.

"Mereka yang datang umumnya surrounding hotel yang kena dampak banjir. Dan rata-rata bukan cuma banjir, tapi karena mati lampu juga," kata Marcom Manager Hotel Mercure Jakarta Simatupang Rezza Ramadhan.

Rezza menambahkan, aksesnya yang strategis juga menjadi incara para ekspatriat. "Lalu ekspatriat yang sebelumnya di hotel lain, sekarang jadi pindah. Karena hotel sebelumnya aksesnya enggak mudah untuk ke bandara dan ke pusat (kota)," katanya.

Hotel di kota-kota satelit seperti Depok juga turut mengalami kenaikan jumlah tamu. The Margo Hotel misalnya, kenaikan jumlah tamunya bisa mencapai 20 persen. Para tamu juga memperpanjang masa menginapnya.

"Memang banyak tamu yang extend karena kondisi jalan dan cuaca. Dan ada beberapa yang akses menuju ke rumahnya terdampak banjir. Mayoritas tamu dari Depok, Cibubur dan Jakarta Selatan," tutup Public Relations Manager The Margo Hotel Kartika Sekartaji.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore