Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Januari 2020 | 18.31 WIB

Wabah Virus Korona, BKPM: Dampak Investasi Terlihat Akhir Februari

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Wabah virus Korona mulai menyebar ke beberapa negara tetangga, seperti Malaysia serta Singapura. Hal ini pun dikhawatirkan dapat mengganggu realisasi investasi Tiongkok di Indonesia serta pasar saham.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa dampaknya hingga saat ini belum terlihat signifikan. Pengaruhnya akan terlihat pada Februari mendatang.

"Kalau dari BKPM akan mengukur seberapa besar pengaruhnya, mungkin bisa lihat di Februari akhir, tapi kalau tren realisasi di bulan pertama itu normal," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/1).

Bahlil juga mengungkapkan bahwa saat ini relaisasi investasi Tiongkok berada di peringkat kedua. Naik satu peringkat setelah menggeser Jepang. "Kalau dari BKPM sekarang belum ada gejala-gejala virus korona yang akan mempengaruhi realisasi investasi Tiongkok," tambahnya.

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi menjelaskan, dari sisi pasar modal, virus Korona akan berdampak negatif. Wabah seperti ini pun bukan pertama kalinya, sebelumnya juga terdapat virus flu burung dan SARS yang berpengaruh pada pasar saham di Indonesia.

"Mungkin dalam jangka pendek akan ada pengaruhnya, Tiongkok juga mengatakan bahwasanya virus korona itu akan berdampak pada perekonomian, tentunya kalau mempengaruhi perekonomian Tiongkok, itu akan mempengaruhi secara global, tapi secara jangka panjang semoga nggak ada," tambahnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore