
Kantor pusat Sony Group Corp. di Tokyo. (Kyodo)
JawaPos.com - Sony Group Corp. menaikkan proyeksi laba bersih untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2027 menjadi JPY 1,33 triliun atau sekitar Rp 152,95 triliun. Target tersebut lebih tinggi dibandingkan perkiraan sebelumnya sebesar JPY 1,21 triliun atau sekitar Rp 139,15 triliun. Kenaikan ini didorong kinerja bisnis film, musik, dan gim yang melampaui ekspektasi.
Perusahaan elektronik dan hiburan asal Jepang itu juga menaikkan proyeksi laba operasional menjadi JPY 1,87 triliun atau sekitar Rp 215,05 triliun, dari perkiraan sebelumnya JPY 1,72 triliun. Target penjualan turut direvisi naik menjadi JPY 13 triliun atau sekitar Rp 1.495 triliun, dari JPY 12,5 triliun. Dilansir dari Kyodo, Jumat (6/11), revisi tersebut mencerminkan kinerja sejumlah lini bisnis Sony yang lebih kuat dari perkiraan.
Dalam enam bulan hingga September 2026, laba bersih Sony melonjak 38,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi JPY 791,76 miliar atau sekitar Rp 91,05 triliun.
Laba operasional naik 42,9 persen menjadi JPY 1,10 triliun atau sekitar Rp 126,5 triliun. Sementara itu, penjualan meningkat 9,4 persen menjadi JPY 6,27 triliun atau sekitar Rp 721,05 triliun.
Khusus kuartal kedua, laba bersih Sony tumbuh menjadi JPY 449,60 miliar atau sekitar Rp 51,7 triliun. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, angkanya tercatat JPY 311,43 miliar.
Laba operasional selama tiga bulan hingga September juga meningkat menjadi JPY 622,33 miliar atau sekitar Rp 71,57 triliun, dari JPY 428,97 miliar pada tahun sebelumnya. Penjualan naik menjadi JPY 3,43 triliun atau sekitar Rp 394,45 triliun, dibandingkan JPY 3,11 triliun.
Sony menyebut segmen film mencatatkan rekor laba operasional kuartalan. Kinerja tersebut diperkirakan masih akan mendapat dorongan dari popularitas film blockbuster "Spider-Man: Brand New Day" yang dirilis secara bersamaan di Jepang dan Amerika Serikat pada akhir Juli.
Perusahaan juga menaruh harapan besar pada sejumlah film besar yang akan datang, termasuk film petualangan aksi asal Amerika Serikat "Jumanji: Open World" dan "Spider-Man: Beyond the Spider-Verse".
Di bisnis musik, Sony mencatat peningkatan pendapatan dari layanan streaming. Sementara itu, bisnis gim membukukan rekor laba operasional kuartalan.
Kinerja positif di sektor gim didorong tingginya permintaan terhadap "Marvel's Wolverine" setelah diluncurkan untuk konsol PlayStation 5 pada September.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022