Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Rian Alfianto
Kamis, 5 November 2026 | 01.00 WIB

Indonesia-Tiongkok Bidik Kerja Sama di 5 Sektor, dari AI hingga Manufaktur

Ilustrasi kerja sama Indonesia-Tiongkok di Shanghai Fair 2026. (Istimewa) - Image

Ilustrasi kerja sama Indonesia-Tiongkok di Shanghai Fair 2026. (Istimewa)

JawaPos.com- Kerja sama perdagangan Indonesia dan Tiongkok berpeluang meluas ke lima sektor potensial, mulai dari kecerdasan buatan (AI), manufaktur, kesehatan, barang konsumen, hingga perdagangan jasa. 

Peluang tersebut akan dijajaki melalui pertemuan ratusan perusahaan asal Shanghai dengan pelaku usaha Indonesia dalam Shanghai Fair Indonesia 2026 pada 11–12 November di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Kolaborasi di lima sektor tersebut membuka peluang bagi perusahaan Indonesia untuk menjajaki akses teknologi, mencari pemasok, memperluas jaringan distribusi, hingga mengembangkan kemitraan industri dengan perusahaan asal Shanghai.

Salah satu sektor yang menarik perhatian adalah teknologi inovasi, terutama pemanfaatan AI dan otomasi dalam industri manufaktur. Selain itu, peluang kerja sama juga mencakup pengembangan energi baru, teknologi rendah karbon, sirkuit terpadu, serta ekonomi ketinggian rendah (low altitude economy) yang berkaitan dengan pemanfaatan drone.

Wakil Ketua Komite Perdagangan Jasa Shanghai Service Federation, Fu Wengang, mengatakan, penyelenggaraan Shanghai Fair di Jakarta merupakan langkah konkret untuk memperkuat hubungan dagang antara Shanghai dan Indonesia.

"Indonesia adalah pasar yang dinamis dan Shanghai memiliki kekuatan di bidang inovasi, manufaktur, dan layanan. Lewat Shanghai Fair Indonesia 2026, kami ingin mempertemukan keduanya dalam suasana yang konkret, bukan sekadar pameran, tetapi ruang untuk menghasilkan kerja sama," ujar Fu Wengang melalui keterangannya. 

AI dan Manufaktur jadi Peluang Kolaborasi

Perkembangan kecerdasan buatan dan otomasi industri menjadi salah satu isu yang diangkat dalam agenda kerja sama Indonesia-Tiongkok. Teknologi tersebut semakin penting bagi perusahaan manufaktur yang ingin meningkatkan efisiensi produksi, mengoptimalkan proses kerja, dan memperkuat daya saing.

Dalam Shanghai Fair Indonesia 2026, sektor teknologi inovasi akan menampilkan berbagai produk dan layanan, termasuk otomasi industri digital, sirkuit terpadu, manufaktur elektronik, AI, teknologi rendah karbon, dan energi baru.

Pemanfaatan teknologi tersebut dapat menjadi salah satu peluang bagi pelaku industri Indonesia untuk menjajaki transfer pengetahuan, pengadaan teknologi, maupun kemitraan dengan perusahaan yang memiliki kemampuan pengembangan industri.

Selain teknologi inovasi, sektor manufaktur juga menjadi salah satu fokus. Produk yang ditawarkan meliputi material kimia baru, bahan bangunan, peralatan industri, pengemasan, percetakan, hingga produk logam dan kimia.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore