Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Djati Waluyo
Rabu, 4 November 2026 | 17.27 WIB

Menkeu: Ekonomi RI Diproyeksi Tumbuh 5,4–5,5 Persen

Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5,4 hingga 5,5 persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada 2026.

Ia mengatakan, proyeksi tersebut didasari oleh permintaan domestik yang tetap kuat, kinerja ekspor yang positif, serta investasi yang diperkirakan tumbuh seiring proyek hilirisasi dan pembangunan infrastruktur dalam program prioritas pemerintah.

“Dengan perkembangan tersebut, ekonomi Indonesia di tahun 2026 diprakirakan tumbuh di sekitar 5,4-5,5 persen year on year,” ujar Suahasil dalam konferensi pers KSSK, Jakarta Selasa (3/11).

Suahasil mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III-2026 diprakirakan tetap kuat di tengah tekanan global. Pertumbuhan tersebut masih ditopang oleh permintaan domestik dan kinerja ekspor yang positif.

Konsumsi rumah tangga turut didorong oleh berlanjutnya berbagai stimulus fiskal pemerintah. APBN akan terus berfungsi sebagai shock absorber melalui subsidi, kompensasi, perlindungan sosial, stabilisasi harga pangan, serta berbagai program penciptaan lapangan kerja.

Sementara itu, investasi diprakirakan tumbuh kuat seiring dengan proyek hilirisasi dan pembangunan infrastruktur dalam program prioritas pemerintah. Konsumsi pemerintah juga mendapat dukungan dari percepatan belanja dan penyaluran bantuan sosial.

Dari sisi eksternal, kinerja ekspor nonmigas tercatat meningkat dan terus didorong untuk memanfaatkan momentum kenaikan harga serta permintaan komoditas ekspor.

“Untuk mempertahankan momentum pertumbuhan, penguatan sinergi kebijakan pemerintah dan BI serta kolaborasi pemerintah dan Danantara melalui pendekatan two arms of the state terus diperkuat untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan bernilai tambah tinggi,” jelasnya.

Suahasil menambahkan, sejumlah indikator ekonomi turut menunjukkan kinerja positif. Penjualan mobil dan sepeda motor pada September 2026 masing-masing tumbuh 28,1 persen dan 15,4 persen secara tahunan (yoy).

Selain itu, Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia melanjutkan ekspansi dari level 52 pada September menjadi 54 pada Oktober 2026. Peningkatan tersebut mencerminkan aktivitas manufaktur yang semakin kuat.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore