
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat mengikuti Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendorong hilirisasi nikel menjadi produk baterai kendaraan listrik. Untuk itu, investasi untuk nikel di Indonesia harus menuju produk akhir.
“Hilirisasi kita tidak boleh berhenti pada produk setengah jadi. Kita harus bergerak sampai menghasilkan produk akhir, termasuk baterai kendaraan listrik, agar nilai tambah, lapangan pekerjaan, dan penguasaan teknologi benar-benar berada di Indonesia,” kata Bahlil pekan lalu.
Melalui pendalaman industri tersebut, pemerintah ingin memperbesar manfaat pengolahan nikel bagi tenaga kerja dan kemampuan teknologi nasional.
Menurut dia, perubahan arah ini berangkat dari tantangan struktur industri pengolahan. Dalam naskah kebijakan yang disampaikan, sekitar 50–60 persen kapasitas smelter nikel masih menghasilkan produk antara.
Artinya, pengembangan fasilitas pengolahan masih menyisakan pekerjaan untuk menyambungkan hasil smelter dengan industri pembuat produk akhir.
Indonesia perlu memperpanjang rantai produksi agar manfaat ekonomi pengolahan mineral semakin besar dinikmati di dalam negeri.
Pemerintah juga mengkaji pembatasan pembangunan smelter baru yang hanya memproduksi bahan setengah jadi. Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya mengarahkan investasi ke tahapan pengolahan yang lebih tinggi.
Sejauh ini hilirisasi telah mengangkat nilai perdagangan nikel. Berdasarkan data dalam naskah, ekspor nikel beserta produk turunannya meningkat dari USD 3,3 miliar (2017) menjadi USD 33,9 miliar (2024).
Namun, kenaikan ekspor perlu diikuti penguatan kemampuan menghasilkan produk akhir. Tantangannya mencakup kesiapan teknologi, pasokan energi, cadangan mineral, serta pasar yang akan menyerap hasil industri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022