Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Oktober 2026 | 23.33 WIB

Dolar AS Makin Perkasa, Pengamat Ekonomi Prediksi Rupiah Terancam dan Tembus Rp 18.200 Per USD

Karyawan menghitung mata uang asing di di gerai penukaran mata uang asing Dolar Asia di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Dok Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Karyawan menghitung mata uang asing di di gerai penukaran mata uang asing Dolar Asia di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Dok Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Nilai tukar rupiah diperkirakan akan kembali melemah di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pekan terakhir Oktober 2026.

Pengamat ekonomi dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah berpotensi menyentuh angka Rp 18.200 per dolar AS.

“Rupiah sendiri kemungkinan besar akan kembali mengalami pelemahan kalau dilihat dari indek dolar yang menguat, kemudian harga minyak mentah yang menguat. Sehingga rupiah melemah kemungkinan di minggu depan ini adalah di Rp 18.200,” ujar Ibrahim dalam pesan suara yang diterima Minggu (25/10).

Ibrahim mengatakan salah satu faktor melemahnya nilai tukar mata uang Indonesia adalah masih menguatnya nilai tukar dolar AS di hadapan mata uang di dunia.

Ia menyebut pada perdagangan pekan keempat Oktober 2026 indeks dolar AS diperkirakan berada pada kisaran 100.90 hingga 103.010 atau melanjutkan penguatannya.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore