
Karyawan menghitung mata uang asing di di gerai penukaran mata uang asing Dolar Asia di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Dok Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Nilai tukar rupiah diperkirakan akan kembali melemah di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pekan terakhir Oktober 2026.
Pengamat ekonomi dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah berpotensi menyentuh angka Rp 18.200 per dolar AS.
“Rupiah sendiri kemungkinan besar akan kembali mengalami pelemahan kalau dilihat dari indek dolar yang menguat, kemudian harga minyak mentah yang menguat. Sehingga rupiah melemah kemungkinan di minggu depan ini adalah di Rp 18.200,” ujar Ibrahim dalam pesan suara yang diterima Minggu (25/10).
Ibrahim mengatakan salah satu faktor melemahnya nilai tukar mata uang Indonesia adalah masih menguatnya nilai tukar dolar AS di hadapan mata uang di dunia.
Ia menyebut pada perdagangan pekan keempat Oktober 2026 indeks dolar AS diperkirakan berada pada kisaran 100.90 hingga 103.010 atau melanjutkan penguatannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Jokowi Dikabarkan Deklarasi jadi Ketum PSI Awal November, KDM Disebut Ikut Pindah Gerbong
Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
Madura United Bidik 3 Poin di Derbi Suramadu, Persebaya Surabaya Wajib Waspada
Tavares Janji Persebaya Tampil Trengginas Lawan Madura United Demi Dongkrak Klasemen
Prediksi Skor Lens vs Paris FC di Liga Prancis: Les Parisiens Kejar Puncak
Prediksi Skor Barcelona vs Real Madrid 26 Oktober 2026: El Clasico Sengit!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022