
Karyawan menghitung mata uang asing di di gerai penukaran mata uang asing Dolar Asia di Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Dok Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan akan kembali melemah pada perdagangan Rabu (14/10). Saat ditutup pada perdagangan Selasa (13/10) rupiah menguat sebesar 13 poin menjadi Rp 17.900 per dolar AS
Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pergerakan rupiah pada hari ini akan dipengaruhi oleh sentimen dalam dan luar negeri.
"Untuk perdagangan hari ini (14/10) mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 17.780 - Rp 18.060,” ujar Ibrahim keterangan yang diterima pada Rabu (14/10).
Ibrahim mengatakan sentimen eksternal yang akan mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah adalah rilis data inflasi AS, yaitu Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) yang masing-masing dijadwalkan pada hari Rabu dan Kamis.
Angka CPI utama September diperkirakan naik 0,6 persen secara bulanan (MoM), meningkat dari 0,4 persen pada bulan Agustus. Inflasi tahunan diprediksi naik menjadi 3,7 persen dari sebelumnya 3,4.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Prediksi Skor Flamengo vs Estudiantes: Misi Tuan Rumah Amankan Tiket Final Copa Libertadores 2026
Prediksi Skor PSBS Biak vs Barito Putera: Laskar Antasari Berpeluang Menang Telak
Prediksi Skor Alaves vs Malaga: Tuan Rumah Berpeluang Menang Satu Gol
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022