Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2026 | 00.57 WIB

Rupiah Melemah Dipengaruhi Ancaman Serangan Militer AS Terhadap Iran

Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) pada pembukaan perdagangan Kamis (8/10) bergerak melemah 28 poin atau 0,16 persen menjadi Rp 17.915 per USD. Angka ini lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 17.866 per USD.

Analis Doo Financial Lukman Leong menyatakan pelemahan rupiah dipicu ancaman serangan militer AS terhadap Iran.

“Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah DXY, yield UST dan harga minyak mentah dunia yang kembali naik oleh ancaman serangan militer AS terhadap Iran,” ucapnya kepada Antara di Jakarta, Kamis.

Mengutip Sputnik, pemerintah AS dilaporkan meminta Departemen Perang menyiapkan sejumlah opsi serangan terhadap Iran menjelang pemilu paruh waktu Kongres pada November.

Mengutip dua pejabat pemerintahan AS, The Atlantic melaporkan bahwa Komando Pusat AS (CENTCOM) sedang menyusun rencana tersebut, namun belum ada keputusan final mengenai kemungkinan serangan. Pembahasan mengenai cakupan dan tujuan serangan potensial juga masih berlangsung.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore