
Presiden Prabowo saat membuka Sidang Kabinet Paripurna Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (21/10). (Istimewa).
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto, mengungkap sedikitnya ada lima izin usaha pertambangan (IUP) yang mengelola kekayaan alam senilai Rp 5.400 triliun.
Hal itu menunjukkan Indonesia masih memiliki cadangan sumber kekayaan alam yang amat besar, mengingat banyaknya IUP yang beroperasi saat ini.
"Dari sekian ratus IUP, 5 IUP memiliki cadangan proven yang sudah didasarkan atas studi, cadangan nilainya itu adalah Rp 5.400 triliun, USD 300 miliar 5 konsesi," ujar Prabowo dalam Rakrnas TPAKD, Jakarta, Kamis (22/10).
Prabowo mengatakan, untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam Indonesia, maka seluruh pihak, baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten, hingga desa, harus memahami tanggung jawabnya dalam mengelola kekayaan negara untuk kepentingan masyarakat.
Baca Juga:Satgas PKH Sikat Tambang Emas Ilegal 275 Hektare di Nabire, ANTAM Bakal Ambil Alih Pengelolaan
Ia menegaskan, konsesi tambang harus diberikan kepada pihak yang benar-benar punya kemampuan untuk mengelolanya, bukan sekadar dijadikan alat spekulasi.
"Kita tidak boleh terlalu mudah membagi-bagi konsesi. Kita harus teliti yang kita percayakan konsesi itu dia benar punya kemampuan atau tidak untuk menjalankan,” ujarnya.
Ia mengatakan, selama ini banyak konsesi pertambangan yang telah diberikan selama puluhan tahun, tetapi tidak kunjung dikerjakan. Hal ini yang akan terus ditertibkan oleh pemerintah.
Menurut dia, praktik tersebut merugikan negara karena kekayaan alam tidak kunjung memberikan manfaat bagi rakyat.
"Ujungnya ya kita juga rugi sebagai bangsa. Puluhan tahun tidak dikerjakan," ucapnya.
Untuk itu, ia memberikan instruksi kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mencabut konsesi perusahaan tambang yang tidak menunjukkan aktivitas nyata selama lebih dari dua tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022